Abhan Minta Bawaslu Daerah Kompilasi Data Laporan secara Komprehensif
Ditulis oleh : Andrian Habibi pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, penyusunan laporan komprehensif kinerja Bawaslu dalam laporan dinanti publik. Menurutnya, perlu mengkompilasi data secara detail dan menampilkan laporan final dalam website masing-masing daerah.

Bawaslu Akan Terbitkan Buku Laporan Kinerja Bawaslu
Ditulis oleh : Andrian Habibi pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan, Bawaslu akan menerbitkan buku laporan hasil kinerja. Buku itu berisi laporan pertanggungjawaban Bawaslu kepada masyarakat.

Afif Nilai Data Pengawasan sebagai Jejak Referensi Bawaslu
Ditulis oleh : Ranap Tumpal HS pada :

Sorong, Badan Pengawas Pemilihan umum - Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menilai, Bawaslu telah maksimal melaksanakan pengawasan dalam tiap tahapan Pemilu 2019. Akan tetapi menurutnya, perlu ada data dan laporan sebagai referensi sebagai bahan perbaikan di masa mendatang.

"Tentu publik yang bisa menilai. Karena semua telah kita upayakan optimal," ujarnya saat membuka acara Penyusunan Laporan Akhir Hasil Pengawasan Pemilu 2019 yang dilaksanakan Bawaslu Papua Barat di Kota Sorong, Minggu (28/7/2019).

Bawaslu Pastikan Putusan Pasca Rekapitulasi Nasional Punya Kepastian Hukum
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Serpong, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Abhan menegaskan, anggapan putusan administrasi Bawaslu menyalahi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum sangatlah keliru. Hal ini menurutnya lantaran masih banyaknya masalah dalam proses rekapitulasi nasional di KPU lalu yang membuat proses rekapitulasi tidak bisa dibatasi waktu, meskipun dalam ketentuan Pasal 413 disebutkan KPU dapat menetapkan hasil nasional maksimal 35 hari setelah pemungutan atau paling lambat 22 Mei lalu.

Ketua Bawaslu Beberkan Sejumlah Catatan Masalah dalam Pemilu 2019
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Semarang, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Abhan membeberkan sejumlah catatan masalah saat pelaksanaan Pemilu 2019. Dia menunjuk persoalan daftar pemilih tetap (DPT), distribusi logistik surat suara, aduan terhadap penyelenggara pemilu, dan inkonsistensi regulasi pemilu.

Catatan tersebut disampaikan Abhan dalam Seminar Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019 di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (27/7/2019).

Abhan: Supaya Efektif Lembaga Peradilan Pemilu Satu Saja
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Semarang, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Abhan menyarankan sebaiknya persoalan pemilu ditangani satu lembaga peradilan saja. Menurut dia, hal ini bertujuan supaya efektif dan tidak menimbulkan putusan berbeda. Sebab, jika putusan antarlembaga berbeda, maka bisa menimbulkan masalah.

Tiga Pimpinan Bawaslu Ungkap Potensi Masalah Pasca Pemilu 2019
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Tangerang, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan, ada beberapa persoalan yang akan dihadapi Bawaslu ke depan pasca Pemilu 2019.

Rahmat yang menjabat Koordinator Divisi (Kordiv) Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu mengaku masih menduga bagaimana bentuk penanganan sengketa pemilu mendatang. Sebab menurutnya, yang dimaksud sengketa pemilu dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yakni hanya disebutkan mediasi dan ajudikasi tanpa dijelaskan secara detail bagaimana teknis pelaksanaannya.

Daluwarsa, Bawaslu Putuskan Tak Terima Laporan di Kabupaten Bogor
Ditulis oleh : Andrian Habibi pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu membacakan putusan pendahuluan atas laporan dugaan pelanggaran administrasi pemilu. Lili Diana sebagai pelapor dalam perkara Nomor 78/LP/PL/ADN/RI/00.00/VII/2019 melaporkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ciseeng dan PPK Bojong Gede di Kabupaten Bogor.

Ketua Majelis Pemeriksa Bawaslu Abhan menyatakan, laporan tak diterima lantaran melewati batas waktu pelaporan atau daluwarsa. "Laporan tidak ditindaklanjuti dalam sidang pemeriksaan," katanya saat membacakan putusan di Ruang Sidang Bawaslu, Jakarta, Jumat (27/7/2019).

Sekjen Yakin Kerja Bawaslu Bisa Seperti KPK
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Tangerang, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bawaslu Gunawan Suswantoro mengingatkan, jika peradilan pemilu dapat terwujud jangan sampai menghilangkan fungsi pengawasan Pemilu.

Hal itu disampaikan Gunawan saat menjadi pembicara dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Evaluasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu 2019, di Serpong, Banten, Jumat (26/7/2019) malam.

"Jangan pernah lahirnya peradilan pemilu menjadikan fungsi pengawasan lepas dari Bawaslu," kata Gunawan.

Jawab Hakim MK, Fritz Jelaskan Salinan C1 Wajib Diberikan ke Semua Saksi
Ditulis oleh : Jaa Pradana pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) wajib memberikan salinan dokumen C1 (sertifikat hasil penghitungan tingkat TPS) kepada seluruh saksi yang menghadiri forum penghitungan.

Pernyataan Fritz ini diberikan dalam sidang pemeriksaan saksi sengketa hasil pemilihan legislatif (pileg) Papua Barat di Mahkamah Konstitusi (MK) untuk permohonan Nomor 119-12-34/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019.

Bawaslu Papua Barat Ungkap KPU Maybrat Keluarkan Dua Formulir DB1
Ditulis oleh : Jaa Pradana pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Papua Barat Rionaldo Parera mengaku, jajarannya pengawas pemilu di tingkat bawah tidak pernah diberikan salinan data rekapitulasi C1 (sertifikat hasil penghitungan tingkat TPS) hingga DA1 (sertifikat hasil penghitungan tingkat kecamatan).

Alih-alih memberikan data tersebut, KPU Maybrat justru disebut Parera telah mengeluarkan formulir DB1 (sertifikat hasil penghitungan tingkat kabupaten/kota) sebanyak dua kali.

Sengketa Caleg PDI Perjuangan, Bawaslu Papua Bantah Ancam KPU Lanny Jaya
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Papua Jamaluddin membantah dengan tegas atas tuduhan pengancaman kepada KPU Lanny Jaya. Hal ini berkaitan adanya perubahan suara yang terjadi, saat rekapitulasi suara di tingkat provinsi.

Calon legislatif (caleg) PDI Perjuangan daerah pemilihan Lanny Jaya bernama Demianus Wenda diketahui kehilangan 1.899 suara ketika rekapitulasi penghitungan suara di tingkat provinsi. Namun, KPU Lanny Jaya melimpahkan kesalahan ini kepada Bawaslu Papua karena menuding mengubah angka.

Validasi Data, Bawaslu Akan Petakan Pencegahan Pelanggaran Pemilu
Ditulis oleh : abdul hamid idrus pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, untuk mempermudah pemetaan dan melakukan pencegahan pelanggaran pemilu maka dibutuhkan data yang valid.  

"Data yang valid akan mengantar pengawasan dan pencegahan pelanggaran akan lebih muda teratasi juga lebih mudah memetakan dan memberikan treatment pencegahan agar potensi pelanggaran itu tidak akan terjadi," ungkapnya dalam acara Analisis Validasi Data Pelanggaran Pemilu 2019 Gelombang II di Jakarta, Kamis (25/7/2019) malam.

Bawaslu Kepri Kembali Saksikan Buka Kotak Suara di MK
Ditulis oleh : Andrian Habibi pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan pembukaan kotak suara dalam sidang perkara Nomor 146-04-10/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 dengan pemohon dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pemilihan legislatif (pileg) ini membuka kotak suara dari dua tempat TPS di Batam, yakni TPS 87 Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota dan TPS 42 kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja.

Bawaslu Kepri Saksikan Pembukaan Kotak Suara di Sidang MK
Ditulis oleh : Andrian Habibi pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Indrawan S Prabowoadi menyaksikan pembukaan kotak suara dari TPS 12 Sungai Lekop, Bintan Timur, Bintan, Kepri. Pembukaan kotak suara tersebut atas permohonan dengan Nomor 167-04-10/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 dengan pemohonnya dari Partai Golongan Karya (Golkar).

Indrawan mengatakan, pembukaan kotak suara itu seperti membuka kotak pandora."Lihat seperti membuka kotak pandora yang membongkar semua kebohongan," katanya di halaman Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (25/7/2019).