Siapkan Strategi Pengawasan Pemilu 2024, Afif: Harus Banyak Inovasi dan Terobosan
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin berharap, dalam menyusun rancang bangun atau strategi pengawasan Pemilu 2024, Bawaslu harus bisa menciptakan terobosan dan inovasi pengawasan. Menurut dia hal tersebut dikarenakan pengawasan pesta demokrasi juga harus mengimbangi perkembangan teknologi.

Kunjungi Kaltara, Bagja Sampaikan DPT Bisa Jadi Masalah Serius di Perbatasan
Ditulis oleh : Bawaslu Provinsi pada :
 
Tarakan, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Rahmat Bagja menyatakan masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di perbatasan telah menjadi perhatian serius dalam Pemilu maupun Pilkada. Salah satunya, lanjut Bagja, Kalimantan Utara (Kaltara) yang wilayahnya berbatasan langsung dengan negara Malaysia.
 
Pengawasan Daftar Pemilih Pemilu 2024, Abhan: Persoalan Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 Jadi Pijakan
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Abhan menyebutkan daftar pemilih kerap menjadi persoalan dalam pelaksanaan pemilu atau pilkada. Untuk itu, dia meminta dalam merumuskan daftar pemilih Pemilu 2024 perlu dilakukan identifikasi persoalan dari daftar pemilih Pemilu 2019 dan daftar pemilih Pilkada Serentak 2020 lewat penguatan sinergi antara penyelenggara pemilu.

Bawaslu Berharap Harmonisasi Sentra Gakkumdu Terjaga Baik Hingga Pemilu Nasional 2024
Ditulis oleh : Bawaslu Provinsi pada :
 
Pekanbaru, Badan Pengawas Pemilihan umum- Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kerja-kerja hasil penanganan pelanggaran yang dilakukan oleh Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Bawaslu Kabupaten dan Kota se-provinsi Riau pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah Tahun 2020 yang lalu.
 
Bagja Harap Usia Rekrutmen Pengawas Ad Hoc Minimal 17 Tahun
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengharapkan rekrutmen pengawas ad hoc Bawaslu minimal berusia 17 tahun. Berkaca dari gelaran pemilihan sebelumnya, Bawaslu mengalami kesulitan dalam merekrut pengawas ad hoc lantaran syarat usianya 25 tahun.

Selain itu, menurut Bagja, syarat minimal usia 17 tahun sama dengan rekrutmen jajaran ad hoc KPU.

Perempuan Terbukti Banyak Andil dalam Pilkada 2020, Dewi: Pemilu 2024 Harus Lebih Maksimal
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo menilai perempuan memiliki beberapa andil besar dalam gelaran Pilkada Serentak 2020 lalu.Dia menyebutkan, pelibatan tersebut di antaranya dari segi penyelenggara perempuan menjamin terlaksananya pemilihan yang langsung, umum, bebas, dan rahasia (luber) serta jujur dan adil (jurdil) sebagaimana amanah UU.

Dewi Reminds The Need for Consistency of Capacity Building for Women
Ditulis oleh : Bawaslu Provinsi pada :
Makassar, The General Election Supervisory Agency (BAWASLU)  – The member of Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo said that the struggle to increase women's capacity is very important. She assured, Bawaslu cares about women's rights so that necessary to control the efforts to improve women consistently.
Dewi Ingatkan Perlunya Konsistensi Peningkatan Kapasitas Bagi Perempuan
Ditulis oleh : Bawaslu Provinsi pada :

Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengatakan, perjuangan peningkatan kapasitas perempuan amat penting. Untuk itu, dia meyakinkan, Bawaslu peduli hak-hak perempuan sehingga perlu mengawal upaya peningkatan kepada kalangan perempuan secara konsisten.

Hadiri Diskusi Kepemudaan, Dewi Harap Mahasiswa Beri Sumbangsih Lebih di Pemilu 2024
Ditulis oleh : Bawaslu Provinsi pada :
Majene, Bawaslu Sulbar - Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo berharap mahasiswa dapat memberikan sumbangsihnya dalam menata demokrasi yang lebih baik dalam Pemilu Serentak 2024.
 
Hal itu disampaikan Dewi saat menjadi narasumber dalam acara yang dihelat Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat bertajuk "Peran Perguruan Tinggi Dalam Mengaktualisasikan Pemilihan Demi Terciptanya Legal Obidience", Sabtu (6/3/2021).
 
Appreciation of Election Monitoring Report by Komnas HAM, Abhan: Could Be a Reference for Synergy and Collaboration
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :
Jakarta, The General Election Supervisory Agency (BAWASLU)- Chairman Bawaslu Abhan appreciated the launch of the monitoring report of theRegional Elections  2020 by the National Commission on Human Rights (Komnas HAM). According to him, this report can be included as a point of view on the fulfillment of political and health rights based on the values of human rights principles 'free and fair elections'.
Apresiasi Laporan Pantauan Pilkada oleh Komnas HAM, Abhan: Bisa Jadi Acuan Sinergi dan Kolaborasi
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Abhan mengapresiasi diluncurkannya laporan hasil pemantauan Pilkada Serentak 2020 oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Menurutnya laporan ini dapat dimasukkan menjadi sudut pandang atas pemenuhan hak politik dan kesehatan berdasarkan nilai-nilai prinsip HAM 'free and fair elections'.

Fritz: Selain Bawaslu, Tak Ada Lembaga Lain di Dunia Lakukan Pengawasan Partisipatif
Ditulis oleh : Jaa Pradana pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menyatakan tidak ada negara di dunia ini yang melakukan pengawasan partisipatif pemilu sebagaimana yang dilakukan Bawaslu. Hal ini dungkapkannya dalam acara Foccus Group Discussion (FGD) Penyusunan Standar Pelaksanaan Pusat Pendidikan Pengawasan Partisipatif di Jakarta, Jumat (5/03/2021).

"Saya melihat tidak ada lembaga yang melakukan seperti apa yang kita lakukan yaitu pengawasan partisipatif," cetus Fritz dalam sambutannya.

Afif Minta Penyusunan Standar Pendidikan Pengawasan Partisipatif Terstruktur dan Terukur
Ditulis oleh : Jaa Pradana pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu menggelar kegiatan diskusi untuk menyusun standar pelaksanaan pusat pendidikan pengawasan partisipatif. Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin meminta rencana program tersebut dilakukan secara terstruktur dan terukur.

Election Supervision in accordance with Covid-19 Prokes So Bawaslu Report in GNEJ Forum
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :
Jakarta, The General Election Supervisory Agency (BAWASLU) - As Vice President of the Global Network on Electoral Justice Network (GNEJ), Bawaslu presented the results of an evaluation of the supervision of the implementation of the 2020 Concurrent Elections. One of them is adjustment of supervision with health protocol standards (prokes) to prevent the spread of covid-19.
 
"Preparations for the supervision of the Simultaneous Election 2020 are carried out with Covid-19 standards," said Bawaslu Member Fritz Edward Siregar, Thursday (3/4/2021) by online.
Pengawasan Pemilihan sesuai Prokes Covid-19 Jadi Laporan Bawaslu di Forum GNEJ
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sebagai Wakil Presiden Global Network on Electoral Justice Network (GNEJ), Bawaslu menyampaikan hasil evaluasi pengawasan pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2020. Salah satunya penyesuaian pengawasan dengan standar protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran covid-19.

"Persiapan pengawasan Pemilihan Serentak 2020 dilakukan dengan standar Covid-19," ujar Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar, Kamis (4/3/2021) malam dalam jaringan (daring).