Herwyn Harap Buku Manajemen Pengawasan Pemilu Bermanfaat Luas
Ditulis oleh : Hendi Poernawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Herwyn J.H. Malonda berharap buku Manajemen Pengawasan Pemilu di Indonesia dapat memberikan manfaat kepada pengawas pemilu, penyelenggara pemilu, akademisi, mahasiswa, pemantau, serta masyarakat sipil. Sebab, menurutnya, buku ini lahir dari pengalaman kelembagaan, praktik pengawasan, dinamika lapangan, dan kebutuhan akademik.

Perempuan Dalam Demokrasi, Lolly Sebut Semua Punya Kesempatan Berpartisipasi
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :


Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menyampaikan figur perempuan dalam demokrasi bukan hanya berupa angka keterwakilan. Tetapi, jelas dia, demokrasi yang sehat membuat semua pihak dapat hak yang sama untuk berpartisipasi.

"Sistem demokrasi dirancang agar setiap orang memiliki kesempatan yang adil untuk berpartisipasi, termasuk perempuan," kata Lolly menjadi keynote speech di Webinar Perempuan dalam Bingkai Demokrasi yang diselenggarakan Bawaslu NTT secara daring, Selasa (30/6/2026).

Puadi Ajak Kader HMI Perkuat Pengawasan Partisipatif
Ditulis oleh : Nofiar pada :


Depok, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Puadi mengajak kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memperkuat pengawasan partisipatif untuk menjaga integritas pemilu. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci karena pengawasan tidak dapat dijalankan hanya oleh Bawaslu.

Puadi Jabarkan Pentingnya Harmonisasi Hukum Pidana Nasional dan Hukum Pidana Pemilu
Ditulis oleh : Bhakti Satrio pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Puadi menegaskan pentingnya harmonisasi pidana nasional dengan hukum pidana pemilu. Hal ini menurutnya penting untuk memastikan bahwa pembaruan hukum pidana nasional tidak menimbulkan ketidakpastian dalam penegakan hukum Pemilu, melainkan justru memperkuat efektivitas perlindungan terhadap integritas proses demokrasi.

Bagja Tegaskan Sistem Hukum Pidana Nasional Harus Lindungi Suara Rakyat
Ditulis oleh : Bhakti Satrio pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilhan Umum – Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menegaskan pembaruan sistem hukum pidana nasional wajib memprioritaskan perlindungan terhadap suara rakyat. Tidak hanya itu, dia juga menegaskan sistem hukum harus memperkuat integritas pemilu, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap demokrasi.

Gelar PKP Gelombang I, Bawaslu Siapkan Pemimpin Adaptif, Produktif, dan Inovatif
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Bawaslu menggelar Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Gelombang I Tahun 2026 yang diikuti pejabat pengawas dari berbagai daerah. Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menegaskan PKP merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan pemimpin yang adaptif, produktif, inovatif, dan berintegritas.

Herwyn Minta Pengawas Pemilu Jaga Integritas, dan Perkuat Kepercayaan Publik
Ditulis oleh : Bawaslu Kota pada :


Kota Madiun, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Herwyn Malonda meminta pengawas pemilu untuk belajar, menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kepercayaan publik. Menurutnya, hal tersebut merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Bawaslu yang profesional, berintegritas, adaptif, dan dipercaya masyarakat.

Puadi Berharap IKU 2026 Bisa Tekan Jumlah Pelanggaran pada Pemilu 2029
Ditulis oleh : Hendi Poernawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu, Puadi, berharap Keputusan Ketua Bawaslu RI Nomor 284 Tahun 2025 tentang Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2026 bisa berdampak terhadap penurunan jumlah pelanggaran pada Pemilu 2029. Menurutnya, dalam konteks penanganan pelanggaran, keberhasilan lembaga tidak lagi dihitung dari banyaknya jumlah perkara yang diproses.

Puadi: Kompetisi Debat Jadi Ruang Kolaborasi dan Edukasi Demokrasi
Ditulis oleh : Bintang Ayudia pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Puadi menegaskan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu bukan sekedar ajang perlombaan saja. Ia menambahkan, kompetisi debat mampu menjadi ruang kolaborasi antara Bawaslu dengan civitas academica serta memperkuat edukasi demokrasi.

Ajang ini, kata dia, merupakan momentum yang tepat untuk terus membangun diskursus publik mengenai demokrasi serta terus mengembangkan gagasan bagi penguatan sistem kepemiluan.

Sampaikan Dana Kerohiman, Lolly: Ini Bentuk Kepedulian Bersama
Ditulis oleh : Bawaslu Kota pada :

Bogor, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menyerahkan dana kerohiman dari Bawaslu kepada keluarga Almarhum Achmad Syaichu, Mantan Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Bogor. Dalam kesempatan ini, Lolly secara simbolis memberikannya kepada istri dan anak almarhum sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Bawaslu.

Bagja Ungkap Ketidakpadanan Data Pemilih PDPB 2026
Ditulis oleh : Bawaslu Provinsi pada :

Badung, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengungkap ketidakpadanan data pemilih dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 yang ditemukan di 27 kabupaten/kota pada 11 provinsi. Temuan tersebut menunjukkan perlunya pencermatan berkelanjutan untuk menjaga akurasi data pemilih.

Totok: Bawaslu adalah Pekerja Demokrasi yang Menjaga Nilai Pancasila
Ditulis oleh : Bawaslu Kota pada :

Kota Magelang - Anggota Bawaslu Totok Hariyono menegaskan bahwa Bawaslu bukan sekadar lembaga pengawas pemilu tetapi juga ”pekerja demokrasi” yang bertugas membangun kesadaran masyarakat untuk mewujudkan demokrasi yang adil dan juga berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Hal tersebut ia sampaikan dalam webinar nasional bertajuk “Pancasila dan Demokrasi Elektoral: Peran Bawaslu dalam Menjaga Keadilan Pemilu” secara daring, di Magelang, Kamis (18/06/2026).

Puadi Sampaikan Tantangan Pembuktian Perkara TSM
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :


Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Puadi menjelaskan tantangan pembuktian perkara pelanggaran Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM). Sebab menurutnya TSM bukan sekedar pelanggaran administratif, melainkan penyalahgunaan kekuasaan yang terorganisir, kecurangan yang mengganggu keadilan berkompetisi dan ancaman pada integritas demokrasi.

Sekjen Bawaslu: Kesiapan Pemilu 2029 Dimulai dari Penguatan Kesekretariatan
Ditulis oleh : Regi Renovan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekretaris Jenderal Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kesekretariatan sebagai bagian dari kesiapan kelembagaan menghadapi tahapa

Jelang Tahapan Tahun Depan, Bagja Berharap Ada Kepastian Hukum dalam UU Pemilu
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menegaskan bahwa semua pihak harus bekerja sama untuk mewujudkan kepastian hukum dalam revisi Undang-Undang (UU) Pemilu. Pasalnya, ia mengatakan bahwa waktu pelaksanaan semakin dekat, sementara belum ada ketetapan hukum yang pasti terkait pemilu.

Menurutnya, momentum di luar tahapan pemilu ini sangat penting untuk penguatan dan pengawasan pemilu ke depan, terutama menjelang Pemilu 2029. Oleh karena itu, ia menilai persiapan harus dilakukan sematang mungkin.