• English
  • Bahasa Indonesia

Pembekalan Anggota Bawaslu Aceh dan Sultra Terlantik, Lolly Minta Maksimalkan Pencegahan

Tiga pimpinan Bawaslu, yakni Puadi, Lolly Suhenty, dan Totok Hariyono saat memberikan pembekalan anggota Panwaslih Provinsi Aceh dan anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara yang baru dilantik di Jakarta, Minggu (16/4/2023).

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Lolly Suhenty meminta anggota Panwaslih Provinsi Aceh dan anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terlantik memaksimalkan upaya pencegahan. Pasalnya, kata dia, naskah dinas pencegahan yang dikeluarkan kedua provinsi tersebut masih sedikit.

Dia menyebutkan Panwaslih Aceh hanya mengeluarkan nota dinas pencegahan sebanyak 12 naskah dinas pencegahan, sementara Sultra hanya delapan naskah dinas pencegahan sepanjang tahun 2022 hingga Januari 2023.

"Kita memiliki paradigma memperkuat pencegahan, maka seharusnya kita sudah memberikan banyak sekali upaya pencegahan dalam bentuk naskah dinas," katanya saat memberikan pembekalan bagi anggota Panwaslih Provinsi Aceh dan Anggota Bawaslu Sulawesi Tenggara masa jabatan 2023-2028 di Jakarta, Minggu (16/4/2023).

Menurut Lolly provinsi yang banyak melakukan upaya pencegahan yakni Nusa Tenggara Timur (NTT), dilanjut Sumatra Barat (Sumbar), dan Maluku Utara (Malut). Di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Aceh berada pada angka 293 naskah dinas yang dikeluarkan dan kabupaten/kota di Sultra sebanyak 298 naskah dinas.

"Silakan tingkatkan upaya pencegahan itu," pintanya.

Lalu, lanjut Lolly, berdasarkan data IKP, Provinsi Aceh berada pada posisi rawan sedang, hanya saja jika dilihat kejadian di tingkat kabupaten/kotanya berada pada urutan ke-12 rawan tinggi.

Lolly menjelaskan berdasarkan IKP ada empat kabupaten di Aceh yang berada pada posisi rawan tinggi yakni di Kabupaten Simeulue, Kabupaten Pidie, Aceh Selatan, dan Nagan Raya. "Jadi, walaupun provinsinya masuk dalam rawan sedang, kalian harus tetap waspada.

Kemudian, Provinsi Sultra berdasarkan IKP provinsi masuk rawan, sedang tetapi kalau dilihat berdasarkan dimensi, Sultra posisinya ke-10 rawan tinggi dari sisi penyelenggara pemilu. Untuk kejadian di tingkat kabupaten/kotanya berada di urutan ke-26.

Dia menjelaskan ada dua kabupaten/kota di Sultra yang harus mendapatkan perhatian lebih yakni Konawe Selatan dan Kabupaten Muna. "Aceh ada 4 yang harus mendapatkan perhatian lebih, Sultra ada 2 yang harus dapat perhatian lebih," ujarnya.

Pembekalan tersebut juga diberikan Anggota Bawaslu Puadi, Totok Hariyono, dan dibuka oleh Herwyn JH Malonda.

Editor: Ranap THS
Fotografer: Robi Ardianto

Share

Informasi Publik

 

Regulasi

 

Pendaftaran Pemantau

 

Forum

 

SIGAPLapor

 

 

Whistleblowing System

 

Helpdesk Keuangan

 

SIPS

 

SAKIP

 

Sipeka Bawaslu

 

SIPP Bawaslu

 

Simpeg Bawaslu

Si Jari Hubal Bawaslu

 

E-PANTAU Bawaslu

 

SAVERO Bawaslu

 

SIGAP Bawaslu

 

e-PANDUMAS

 
 

 

 

 

Video Bawaslu

newSIPS 2019
newSIPS 2019

Mars Bawaslu

Mars Pengawas PEMILU +text
Mars Pengawas PEMILU +text

Zona Integritas Bawaslu