Bawaslu Tekankan Paslon Berkompetisi Secara Sehat
Ditulis oleh : falcao pada :

Depok, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Ketua Bawaslu RI, Muhammad menekankan para pasangan calon dan mengajak para tim suksesnya untuk ikut berkompetisi secara sehat dalam Pilkada serentak 9 Desember 2015 nanti. Selain itu, memberikan kepercayaan kepada penyelenggara pemilu yaitu KPU dan Bawaslu untuk mengelola dan menegakkan aturan dalam pilkada ini  dan bisa diterima disemua lapisan masyarakat.

Nelson: Jangan Ada Tendesi Penyalahgunaan DPT
Ditulis oleh : falcao pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu – Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Nelson Simanjuntak mengingatkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) sungguh-sungguh mencermati persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) karena sebagai acuan pengadaan logistik. Dalam hal ini, ruang pemutakhiran melalui Daftar Pemilih Tambahan 1 (DPTb1) dan DPTb2 perlu dimaksimalkan.

Imbauan itu penting, mengingat penyelenggaraan Pilkada Serentak 2015 tinggal sebulan lagi. Untuk itu, validasi DPT harus menjadi fokus utama KPU, karena data yang diumumkan belum mengakomodasi seluruh pemilih.

Mendagri: NPHD Tidak Boleh Dimanipulasi untuk Pilkada
Ditulis oleh : falcao pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan agar Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD tidak melakukan manipulasi Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada. Ada indikasi 10 daerah melakukan pemotongan anggaran untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Audiensi dengan Bawaslu, Komisi A DPRD Jatim Siap Sukseskan Pilkada Demokratis
Ditulis oleh : Ira Sasmita pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur menyatakan siap mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah secara demokratis. Pernyataan tersebut disampaikan saat Komisi A melakukan audiensi sekaligus kunjungan kerja ke Bawaslu RI, Senin (2/11).

Bawaslu: KPU, Perketat Seleksi Lembaga Pemantau
Ditulis oleh : deytri aritonang pada :

JAKARTA- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperketat seleksi lembaga pemantau di daerah yang mengadakan pemilihan kepala daerah (pilkada) dengan calon tunggal. Bawaslu mengkhawatirkan lembaga pemantau bakal menjamur setelah Mahkamah Konstitusi (MK)
mengeluarkan peraturan memberikan hak kepada lembaga pemantau mengajukan gugatan pilkada di daerah calon tunggal.

Ketidakjujuran Jadi Tantangan Pemilihan di Indonesia
Ditulis oleh : haryo sudrajat pada :

Batam, Badan Pengawas Pemilu – Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) di Mahkamah Konstitusi merupakan bagian dari puncak penyelenggaraan pemilihan kepala daerah. Berkaitan dengan itu, Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) melaksanakan rapat pembekalan Bawaslu Provinsi dan Panwaslu Kabupaten/Kota untuk perselisihan hasil pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, serta Walikota/Wakil Walikota Tahun 2015 di Mahkamah Konstitusi (MK) Gelombang I di Hotel Novotel Batam, Senin 2 hingga 4 November 2015.

Bawaslu, KPU, DKPP Laporkan Persiapan Pilkada Serentak Ke Presiden
Ditulis oleh : pratiwi eka putri pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu – Satu bulan enam hari jelang pemungutan suara penyelenggaraan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Walikota (Pilkada) serentak 2015, Bawaslu, KPU, dan DKPP melakukan audiensi dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/11). Audiensi tersebut dalam rangka membahas sejauh mana persiapan Pilkada serentak.

Nelson: DPT Harus Disoroti Secara Mendalam
Ditulis oleh : falcao pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu – Pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Nelson Simanjuntak mengatakan, Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) yang akan menggelar Pilkada Serentak 2015 harus disoroti lebih mendalam. Hal itu terkait adanya kenaikan cukup signifikan jumlah pemilih tetap di sejumlah daerah yang berpotensi  dimanipulasi.

2017, Pilkada Sebaiknya Dibiayai APBN
Ditulis oleh : falcao pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu – Sejumlah pegiat pemerhati pemilu mulai mendengungkan agar anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) dibiayai oleh Anggaran Pendapat dan Belanja Negara (APBN). Sebab, pembiayaan pilkada melalui Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) bisa berpotensi melahirkan konflik kepentingan terhadap Penyelenggara Pilkada.

Mendagri: Perkuat Deteksi Potensi Konflik
Ditulis oleh : falcao pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta aparat keamanan melakukan deteksi dini terhadap potensi konflik di setiap daerah supaya diperkuat menjelang perhelatan Pilkada Serentak 9 Desember mendatang. "Sumber-sumber konflik harus dicermati oleh intelijen, kepolisian, panitia pengawas, dan masyarakat," ujarnya baru-baru ini.

Komisi II Setujui Usulan Pagu Anggaran Bawaslu Tahun 2016
Ditulis oleh : ali imron pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu – Komisi II DPR RI kembali melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) lanjutan dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI), dan Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) di Ruang sidang Komisi II DPR Senayan Jakarta, Jum’at (23/10).

RDP yang dihadiri Ketua dan Sekjen Bawaslu ini membahas tentang rincian alokasi anggaran tahun 2015 berdasarkan program kegiatan dan jenis belanja beserta tingkat penyerapan anggaran serta pagu anggaran tahun 2016.

Bentuk Satgas, Menpan akan Tindak ASN Nakal Selama Pilkada 2015
Ditulis oleh : Ira Sasmita pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu - Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi membentuk Satuan Tugas Pengawasan terhadap Netralitas dan Larangan Penggunaan Aset Pemerintah bagi Aparatur Sipil Negara. Pembentukan Satgas tersebut bertujuan memberi sanksi tegas bagi ASN nakal yang terbukti melakukan pelanggaran pada penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2015.

Wapres : ASN Harus Netral dan Tidak Berpihak
Ditulis oleh : Ira Sasmita pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu - Wakil Presiden Jusuf Kalla menghimbau agar Aparatur Sipil Negara (ASN) bertindak netral dan tidak berpihak dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2015. ASN yang terbukti tidak netral dan melanggar aturan, menurutnya harus diberikan sanksi tegas.

Dugaan Ijazah Palsu Calon Walikota Balikpapan, KPU Diminta Beri Kepastian Hukum
Ditulis oleh : mzaint pada :

Balikpapan, Badan Pengawas Pemilu – Pimpinan Bawaslu RI, Nasrullah meminta KPU Kota Balikpapan segera memberikan kepastian hukum terhadap dugaan penggunaan ijazah palsu oleh salah satu calon walikota dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan 2015. Kepolisian diminta membantu KPU menyelidiki kasus tersebut

Bawaslu Fokus Awasi Keterlibatan ASN dalam Pilkada
Ditulis oleh : pratiwi eka putri pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu – Keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota (Pilkada) serentak 2015 mulai marak terjadi. Melalui nota kesepahaman pengawasan netralitas ASN yang sudah ditandatangani beberapa waktu lalu, Bawaslu terus berkoordinasi dengan lembaga-lembaga yang terkait untuk mencegah keterlibatan ASN yang lebih masif.