Salatiga, Badan Pengawas Pemilu – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menggelar kegiatan Persiapan Audit Sederhana Pengelolaan Dana Hibah Kepala Daerah Serentak Tahun 2015 di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Selasa (17/11) dengan mengundang pimpinan, kepala sekretariat, dan bendahara Bawaslu Provinsi dari 34 provinsi di Indonesia. Persiapan pelimpahan sebagian kewenangan mengudit ini didasari adanya keterbatasan tenaga auditor pada bagian Pengawas Internal dan Tata Laksana Bawaslu RI yang tidak dapat menjangkau 269 daerah yang melaksanakan pilkada tahun 2015.
Salatiga, Badan Pengawas Pemilu – Sekretaris Jenderal Bawaslu Gunawan Suswantoro mengingatkan kepada peserta pelatihan Persiapan Audit Sederhana Pengelolaan Dana Hibah Kepala Daerah Serentak Tahun 2015 mengenai pentingnya mengikuti kegiatan persiapan audit sederhana.
Jakarta, Badan Pengawas Pemilu - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merilis jumlah tempat pemungutan suara (TPS) rawan pelanggaran pada 9 Desember 2015 nanti, di Jakarta, Rabu (18/11). Dari data yang ada, Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan jumlah TPS yang paling rawan terbanyak untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.
Sebatik, Badan Pengawas Pemilu - Ketua Bawaslu RI, Muhammad, menyambangi Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara yang merupakan daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia. Kunjungan tersebut merupakan salah satu upaya Bawaslu dalam mengantisipasi potensi kerawanan pada pemilihan kepala daerah 2015 melalui mobilisasi pemilih di daerah perbatasan.
Jakarta, Badan Pengawas Pemilu – Pimpinan Bawaslu RI Nelson Simanjuntak mengadakan pertemuan bersama Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan di Ruang Rapat Arjuna Gedung Kemenko Polhukam, Kamis (19/11). Dalam pertemuan tersebut, dibahas mengenai berbagai permasalahan yang tengah dihadapi maupun yang akan dihadapi pada Pilkada serentak tahun 2015.
Jakarta, Badan Pengawas Pemilu- Strategi Pengawasan dengan metode partisipasi masyarakat tetap menjadi strategi yang dianggap penting dan baik oleh Bawaslu. Keterlibatan masyarakat diharapkan akan mampu memberikan kontribusi yang positif bagi Pengawasan Pilkada serentak Tahun 2015 yang akan datang.
Surabaya, Badan Pengawas Pemilu – Pengawas Pemilihan Kota Surabaya melaksanakan apel siaga penetapan pengawas tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Kota Surabaya, Jumat (20/11). Apel siaga yang digelar dilapangan Balai Kota Surabaya ini diikuti oleh 3.936 pengawas TPS, 154 pengawas pemilu lapangan (PPL), dan 93 Anggota Panwas Kecamatan dan dihadiri langsung Ketua Bawaslu RI Muhammad yang bertindak sebagai Pimpinan Apel.
Bandung, Badan Pengawas Pemilu - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diminta mewaspadai praktik politik uang oleh pasangan calon kepala daerah kepada pemilih selama dua pekan menjelang hari pemungutan suara Pilkada Serentak, 9 Desember 2015 mendatang. Sebab, pasangan calon dinilai masih memiliki dana kampanye dalam jumlah yang besar.
Jember, Badan Pengawas Pemilu – Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia dan Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi tatap muka kepada stakeholders dan masyarakat dalam rangka pengawasan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota tahun 2015 di Aston Hotel, Jember, Jawa Timur, Minggu (22/11).
Kegiatan ini mengundang peserta dari unsur Pemerintah Jember, Kapolres Jember, Partai Politik, Pengawas Pemilu se-Kabupaten Jember, KPU Jember, Organisasi Masyarakat (Ormas), Organisasi Kemahasiswaan dan Media Masa di seluruh Kabupaten Jember.
Jakarta, Badan Pengawas Pemilu – Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus bertindak cepat mengingatkan jajarannya di daerah (KPUD) mengantisipasi lonjakan pemilih tambahan dalam Pilkada Serentak 9 Desember mendatang. Antsipasi itu seturut proses pemutakhiran data pemilih yang sebelumnya tak terakomodasi dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
"Kami sedang merekapitulasi, batas 2,5 persen tidak masalah. Lebih dari itu, per TPS disarankan KPUD meminta rekomendasi ke Panwas untuk mengubah DPT," kata Komisioner KPU RI Arief Budiman, Senin (2/11).
Magelang, Badan Pengawas Pemilu - Pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia, Nasrullah mengungkapkan baiknya relasi antar penyelenggara pemilu ditingkat pusat yang salah satu indikatornya adalah transparansi Komisi Pemilihan Umum (KPU), tidak seluruhnya terlihat di daerah. Sejumlah KPU di daerah dilaporkan tidak mengedepankan aspek transparansi dalam proses penyelenggaraan pemilihan kepala daerah 2015.
Batam, Badan Pengawas Pemilu - Berbeda dengan pengaturan dalam Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014 lalu, dalam penyelesaian sengketa hasil pemilihan kepala daerah 2015 di Mahkamah Konstitusi (MK) nantinya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan berstatus sebagai saksi. Sebelumnya, dalam persidangan di MK Bawaslu hanya memberikan keterangan terkait proses pengawasan dan penanganan pelanggaran selama penyelenggaraan Pileg atau Pilpres.