Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menilai Ngabuburit Pengawasan menjadi momentum yang tepat bagi jajaran Bawaslu untuk mengembalikan energi, semangat, dan daya juang. Ia meminta jajarannya agar dalam mempersiapkan Pemilu 2029 perlu adanya penguatan kelembagaan.
Lolly menyatakan masa non-tahapan adalah masa yang paling subur karena kita punya energi berlimpah untuk melakukan pendidikan kepada masyarakat sekaligus penguatan kelembagaan. Menurutnya, ini masa menanamkan kesadaran demokrasi, masa terbaik membangun jejaring dengan banyak pihak, serta memupuk kesadaran secara bertahap.
“Sebagai pengawas pemilu, kita tidak boleh takut terhadap pergantian musim. Yang perlu kita simak adalah berupaya membaca tanda-tandanya supaya bisa menyiapkan diri,” kata Lolly saat menyampaikan arahannya pada Ngabuburit Pengawasan bersama Bawaslu Sulawesi Utara melalui daring Zoom Meeting, Senin (2/3/2026).
Ia meminta seluruh jajaran dari pusat hingga tingkat kabupaten/kota dapat lebih hati-hati, bijaksana, dan tetap membangun kepercayaan masyarakat. Menurutnya, masa non-tahapan menjadi masa investasi sosial dan investasi politik sehingga prinsip kehati-hatian perlu dijaga agar tidak menimbulkan krisis kepercayaan terhadap kerja kelembagaan Bawaslu.
“Mari kita kencangkan ikat pinggang, perkuat lagi jajaran dengan semangat kelembagaan. Mari investasi melakukan pencegahan, pendidikan politik, dan kepercayaan. Mari menyebarkan sebanyak-banyaknya informasi yang akurat dan benar supaya publik teredukasi,” harap Lolly.
Editor: Nofiar
Foto: Tangkapan layar Zoom Meeting