Hadapi Pemilu Serentak 2024, Bawaslu Revisi dan Evaluasi Sejumlah Regulasi Pengawasan
Ditulis oleh : Hendi Poernawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan Bawaslu sedang melakukan revisi dan evaluasi terhadap regulasi pengawasan guna menghadapi Pemilu Serentak 2024. Salah satu evaluasi, kata Bagja, soal sumber daya manusia (SDM) jajaran Bawaslu di seluruh Indonesia. 

Gunakan Metode Computer Assisted Test (CAT) untuk Seleksi Calon Anggota Bawaslu Provinsi, Bawaslu Jalin Kerja Sama dengan BKN
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Bawaslu menyambangi kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Kamis (7/7/2022). Kunjungan tersebut dalam rangka menindaklanjuti kerja sama Bawaslu dan BKN terkait uji kompetensi seleksi calon anggota Bawaslu provinsi dengan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT).

RDP bersama Komisi II, KPU, DKPP dan Kemendagri, Bawaslu Beri Masukan PKPU Pendaftaran Parpol
Ditulis oleh : Jaa Pradana pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Bawaslu memberikan masukan terhadap rancangan Peraturan KPU (PKPU) pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik (parpol) dalam rapat dengar pendapat (rdp) dengan Komisi II DPR RI bersama KPU, kemendagri, serta DKPP. Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mempertanyakan rincian aturan pemberian akses Bawaslu dalam membaca sistem informasi parpol (Sipol).

Herwyn Harap Jurnal Bawaslu Jadi Rujukan Kebijakan Lembaga
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Herwyn berharap jurnal terbitan Bawaslu dapat menjadi naskah akademik pertama dan utama dalam membuat kebijakan lembaga.

Bawaslu Gandeng Polri Siapkan Tes Psikologi dan Kesehatan Seleksi Anggota Bawaslu Provinsi
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu menggandeng Polri guna menyiapkan tes psikologi dan kesehatan dalam tahapan seleksi perekrutan Anggota Bawaslu Provinsi. Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda menyatakan kerja sama ini akan diwujudkan melalui nota kesepahaman.

Jajaran Pengawas Pemilu, Diminta Kuasai Kemampuan Investigasi
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Kemampuan investigasi dan penelusuran informasi, harus dimiliki pengawas pemilu untuk dapat mencegah dan menangani pelanggaran pemilu. Anggota Bawaslu Puadi mengatakan itu
pada pembukaan Rapat Koordinasi Persiapan  Penanganan Pelanggaran dalam rangka persiapan Tahapan  Pemilihan Umum tahun 2024, Selasa (5/7/2022).

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Kepemiluan, Bawaslu Buat Peta Rencana Pemerintahan Berbasis Elektronik
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Puadi mengatakan perlu membuat peta pencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan publik kepada masyarakat di bidang kepemiluan melalui suatu sistem berbasis elektronik yang terpadu, menyeluruh, dan menjangkau masyarakat luas.

Jurnal Adhyasta Pemilu 2022 Segera Terbit, Totok Harap Bawaslu Jadi Laboratorium Pemilu
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu segera menerbitkan Jurnal Adhyasta Pemilu 2022. Anggota Bawaslu Totok Hariyono berharap karya ilmiah Bawaslu dapat menjadi rujukan setiap orang, sehingga Bawaslu dapat menjadi laboratorium kepemiluan.

Matangkan Pelatihan SDM Pengawas Pemilu, Herwyn: Harus Berkualitas
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :

Tangerang, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Herwyn J.H. Malonda menyatakan Pusat Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu terus mematangkan persiapan pelatihan sumber daya manusia (SDM) pengawas pemilu. Sebab, kata dia, pelatihan yang dirancang Puslitbangdiklat harus berkualitas, sehingga dapat menunjang kebutuhan Bawaslu ke depannya.

Bawaslu Ajak MNC Media dan TVRI Tangkal Berita Hoaks
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Umum - Bawaslu kembali melakukan kunjungan media massa, kali ini menyambangi TVRI dan MNC Group. Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menceritakan bagaimana berita hoaks banyak terjadi saat Pemilu 2019 dan Pemilihan 2020 melalui media sosial.

Audiensi dengan Bawaslu, POSNU Siap Jadi Panwaslu Luar Negeri
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu menerima audiensi dari Poros Sahabat Nusantara (POSNU) yang merupakan organisasi massa yang fokus dalam isu kepemudaan. Ketua Umum Poros Sahabat Nusantara (POSNU) Elina Dian Karmila, mendorong kolaborasi dengan Bawaslu sebagai pemantau muda di luar negeri.

Hadapi Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024, Bawaslu Beberkan Delapan Rekomendasi kepada Bappenas
Ditulis oleh : Ranap Tumpal HS pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja memberikan pandangan sejumlah permasalahan dalam menghadapi Pemilu yang diikuti Pemilihan (Pemerintah Daerah) tahun 2024 kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Bawaslu Ajak Kader GAMKI Awasi Tahapan Pemilu dan Pilkada 2024
Ditulis oleh : Ilham Thoriq pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda mengajak seluruh kader Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) untuk berpartisipasi dalam Pemilu dan Pilkada 2024. Hal ini disampaikan Herwyn dalam audiensi di kantor Bawaslu Kamis, (30/6/2022)

Kerjasama dengan Warta Kota, Lolly: Sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Pemilu
Ditulis oleh : Baguz Pradana pada :

Jakarta, Badan Pengawasan Pemilihan Umum - Bawaslu melakukan audiensi dengan media Warta Kota dalam upaya pencegahan pelanggaran pemilu dan sinergisitas antara penyelenggara pemilu dan media. Anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengatakan bahwa salah satu fungsi utama Bawaslu adalah mengedepankan pencegahan pelanggaran pemilu. Bawaslu tidak bisa bekerja sendirian.

Politik Identitas Diprediksi Makin Marak, Bawaslu Siapkan Strategi Pencegahan
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja memprediksi politik identitas dapat menjadi tren pelanggaran yang semakin marak digunakan dalam pesta demokrasi. Bagja melihat faktor penyebab politik identitas yaitu adanya pemahaman yang belum tuntas soaI menjaga toleransi dan eksistensi tiap identitas dalam ruang politik di NKRI.