Bagja Ungkap Tantangan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilihan 2024
Ditulis oleh : Jaa Pradana pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Rahmat Bagja mengungkapkan tantangan penyelesaian sengketa proses pada Pemilihan Tahun 2024. Dia sebut salah satunya terkait sumber sengketa pemilihan yang berasal dari temuan.

Perlu diketahui, dalam UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 143 ayat 3 huruf (a) disebutkan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota melakukan penyelesaian sengketa melalui tahapan (a) menerima dan mengkaji laporan atau temuan.

FGD PKPU Penyelenggaraan Pemilu 2024, Bawaslu Minta Limitasi Proses Sengketa Diatur
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Abhan menyoroti beberapa hal yang berpotensi terjadi saat penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024. Hal itu disampaikan dalam focus group discussion (fgd) secara virtual yang diselenggarakan KPU mengenai rancangan Peraturan KPU (PKPU) Tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraaan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024, Rabu (15/9/2021).

Bahas PSU Yalimo dengan Bawaslu Papua, Abhan: Kami Sudah Jalankan Kewajiban
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemiliha Umum - Ketua Bawaslu Abhan menerima kunjungan Bawaslu Provinsi Papua dan Bawaslu Kabupaten Yalimo. Kunjungan tersebut membahas terkait pengawasan tindak lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PHP.BUP-XIX/2021 yang memerintahkan pemungutan suara ulang (PSU) jilid 3 dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Yalimo Tahun 2020.

Pada kesempatan itu, Abhan menegaskan kewajiban Bawaslu terkait pengawasan pelaksanaan PSU jilid tiga hasil Putusan MK sudah dilaksanakan.

Bedah Buku di Universitas Andalas, Dewi Harap Perbaikan Aturan Perundangan Pemilihan
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Padang, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo berharap, buku Kajian Evaluatif Penanganan Pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 yang dia tulis bisa mendorong adanya perbaikan-perbaikan peraturan perundang-undangan. Dia berharap hal tersebut mampu menciptakan konsep penegakan hukum yang ideal.

Kuliah Umum Universitas Halu Oleo Sultra, Abhan Imbau Mahasiswa Tak Antipati Proses Demokrasi
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Abhan menyampaikan kepada seluruh mahasiswa untuk tidak antipati terhadap proses demokrasi yang terjadi di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat mengisi kuliah umum di Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (14/9/2021).

Dapat Lebih Lima Kali WTP dari BPK, Kemenkeu Beri Penghargaan Bawaslu
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan penghargaan kepada Bawaslu yang telah mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kategori lima kali berturut-turut sejak tahun 2016- 2020 bersama 349 lembaga lainnya. Penghargaan diberikan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021 disaksikan melalui daring oleh Sekretaris Jenderal Bawaslu Gunawan Suswantoro melalui daring, Selasa (14/9/2021).

Bagja Anggap SKPP Sebagai Sarana Ajak Partisipasi Pemuda dalam Pemilu
Ditulis oleh : Bawaslu Provinsi pada :

Madiun, Badan Pengawas Pemilhan Umum -  Anggota Bawaslu, Rahmat Bagja menganggap Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) sebagai sarana dan upaya pemberdayaan pemuda agar menjadi kader yang bisa mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pengawasan pemilu. Hal itu dikatakan Bagja saat membuka SKPP di Madiun, Senin (13/09/2021).

“Kalian akan belajar mengenai demokrasi tidak terbatas ruang lingkup akademis. Lihat betapa beragamnya latar pendidikan saudara-saudara. Bangunlah demokrasi dengan baik,” ungkapnya.

Abhan Ajak Peserta SKPP Awasi Tahapan Pemilu, Wali Kota Kendari: SKPP Ini Sangat Bagus
Ditulis oleh : Bawaslu Provinsi pada :
Kendari, Badan Pengawas Pemilihan Umum -  Ketua Bawaslu Abhan optimis peserta Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) dapat mencetak kader pengawas partisipatif yang punya integritas baik. Hal ini disampaikannya saat membuka SKPP Tingkat Dasar Tahun 2021 di wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
 
Rakor Teknis dengan Kasek Provinsi, Sekjen Ingatkan Peningkatan Kualitas SDM secara Cepat dan Tepat
Ditulis oleh : Ranap Tumpal HS pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bawaslu Gunawan Suswantoro mengingatkan perlunya peningkatan sumber daya manusia (SDM) dengan tepat secara cepat, efektif, dan efisien. Hal ini menurutnya penting mengingat waktu tahapan Pemilu Serentak 2024 tak lama lagi, yakni sudah dimulai Februari tahun depan.

Bicara Soal Kehumasan, Dewi Minta Humas Bawaslu Jalankan Fungsi Advokasi dan Klarifikasi
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Labuan Bajo, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo menginginkan kerja kehumasan Bawaslu tidak hanya sebagai publikasi dan dokumentasi semata, namun dapat menjalankan fungsi advokasi dan klarifikasi.

"Humas harus mampu menjalankan fungsi advokasi dan klarifikasi lembaga," katanya dalam acara penutupan Rapat Koordinasi Sosialisasi dan Identifikasi Regulasi Dalam Rangka Penyelenggaraan Pemilu 2024, Sabtu (11/9/2021).

Buka SKPP di Bumi Fagogoru, Abhan: SKPP Menciptakan Kader Pengawasan Berdedikasi dan Berintegritas
Ditulis oleh : Bawaslu Kabupaten pada :

Halmahera Tengah, Badan Pengawas Pemilihan Umun- Ketua Bawaslu Abhan membuka kegiatan Sekolah Kader Pengawasan Pemilu (SKPP) di Bumi Fagogoru, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Jumat (10/9/2021). Abhan menyampaikan SKPP didesain guna menciptakan kader pengawasan partisipatif yang berdedikasi, berintegritas dan melakukan pengawasan proses tahapan pemilu atau pilkada bersama Bawaslu.

Pemilihan Serentak 2024, Afif: Lebih Kompleks Tapi Harus Optimis
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :

Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menyampaikan Pemilu Tahun 2024 akan lebih kompleks dari pemilihan sebelumnya. Pasalnya dia menyadari keadaan dan situasi pandemik tidak dapat diprediksi ke depannya.

Menurutnya skenario tahapan awal hingga akhir Pemilu 2024 memang harus disiapkan oleh penyelenggara pemilu maupun stakeholder terkait, sehingga akan ada bayangan untuk beberapa kondisi yang akan terjadi salah satunya belajar dari pengalaman pemilihan serentak dua tahun belakangan.

Buka Rakor Identifikasi Regulasi, Fritz Ajak Jajaran Bawaslu Lebih Kritis
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Labuan Bajo, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Koordinator Divisi Hukum dan Humas Bawaslu Fritz Edward Siregar berharap jajaran Bawaslu di mana pun kritis terhadap perdebatan-perdebatan yang kerap muncul jelang tahapan Pemilu 2024.

"Kita harus lebih jeli dan kritis apabila terjadi perdebatan terkait penyelenggaraan Pemilu 2024," kata Fritz saat membuka Rapat Koordinasi Sosialisasi dan Identifikasi Regulasi Dalam Rangka Penyelenggaraan Pemilu 2024, Jumat (10/9/2021).

Bawaslu Bali Bersama MDA Luncurkan Gema Siwa Puja
Ditulis oleh : Bawaslu Provinsi pada :

Gianyar, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu Provinsi Bali melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama Majelis Desa Adat (MDA) sekaligus peluncuran program Gerakan Masyarakat Adat Terkoordinasi Awasi Pemilu dan Jaga Pilkada (Gema Siwa Puja), Jumat (10/9/2021). Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ketut Ariyani mengatakan Program tersebut merupakan salah satu upaya Bawaslu Provinsi Bali agar masyarakat adat turut berpartisipasi dalam pengawasan pemilu ataupun pilkada mendatang.

Gelar Diskusi Terpumpun, Bawaslu Refleksikan Sengketa Pemilu 2019 untuk Pemilu 2024 Berkeadilan
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Rahmat Bagja membuka diskusi kelompok terpumpun bertema Sinergitas Antarlembaga dalam Persiapan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu Tahun 2024 bersama KPU, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melalui daring. Dia menjelaskan forum tersebut guna membahas sengketa-sengketa yang terjadi pada Pemilu 2019 serta menjadikannya sebuah refleksi dalam menyongsong Pemilu 2024.