Bawaslu Dorong Penambahan Panwaslu LN pada Pemilu Mendatang
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu mendorong penambahan jumlah Pengawas Pemilu Luar Negeri (Panwas LN) pada pemilu mendatang. Langkah tersebut diperlukan untuk memperluas cakupan pengawasan di luar negeri yang saat ini masih terbatas. Dari 128 wilayah kerja PPLN yang ada, Bawaslu baru mampu melakukan pengawasan penuh di 61 wilayah kerja Panwas LN.

Bawaslu Dorong Pemberitaan Berdampak bagi Masyarakat
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Surabaya, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu menggelar evaluasi kebijakan publikasi dan pemberitaan pada masa nontahapan Pemilu untuk meningkatkan kualitas komunikasi kelembagaan. Langkah ini diambil guna memastikan pemberitaan Bawaslu tidak sekadar memuat agenda internal, tetapi juga menyajikan informasi yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.

Dorong Kesadaran Politik, Bawaslu Optimalkan Media Sosial di Masa Nontahapan Pemilu
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Surabaya, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu mengoptimalkan strategi komunikasi melalui media sosial pada masa nontahapan Pemilu guna meningkatkan kualitas publikasi dan keterbukaan informasi. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kepercayaan publik melalui komunikasi yang edukatif, informatif, dan partisipatif dengan menjadikan masyarakat sebagai subjek utama pemberitaan.

Bawaslu Beri Keterangan pada Uji Materi UU Pemilu
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu memberikan keterangan dalam uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dalam persidangan di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Bawaslu menjadi pihak terkait dalam permohonan Nomor 265/PUU-XXIV/2026 yang diajukan Yayasan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) bersama sejumlah aktivis dan praktisi pemilu.

Sekjen Bawaslu Jadi Saksi Pelantikan Pejabat KPU
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Sekretaris Jenderal Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait menjadi saksi pelantikan sejumlah pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Pelantikan berlangsung di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Lolly: Kehumasan Bawaslu Tanggung Jawab Semua Jajaran
Ditulis oleh : Nofiar pada :

Surabaya, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengatakan kerja kehumasan bukan hanya menjadi tugas jajaran yang menangani publikasi dan pemberitaan, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh jajaran Bawaslu. Setiap jajaran perlu memahami kebijakan kehumasan agar pesan yang disampaikan lembaga dapat terhubung dengan publik.

Puadi: Transformasi Digital Tidak Boleh Sekedar Digitalisasi Administrasi Pengawasan
Ditulis oleh : Bhakti Satrio pada :

Surabaya, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu, Puadi, menekankan bahwa transformasi digital saat ini tidak boleh dimaknai sekedar digitalisasi administrasi pengawasan atau pembangunan berbagai aplikasi.

Lolly Sampaikan Evaluasi Publikasi, Ukur Dampak Kehumasan Bawaslu
Ditulis oleh : Nofiar pada :

Surabaya, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengatakan evaluasi kebijakan publikasi dan pemberitaan penting dilakukan untuk mengukur kualitas dan dampak komunikasi publik Bawaslu, khususnya pada masa nontahapan Pemilu.

Ketua Komisi II: Media Sosial Jadi Wajah Depan Bawaslu di Era Post-Truth
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Surabaya, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda menilai media sosial menjadi bagian penting dalam membangun persepsi publik terhadap Bawaslu di era digital dan post-truth. Untuk itu, dia meminta jajaran Bawaslu lebih aktif mempublikasikan kinerja melalui media sosial.

Puadi Minta Peserta Lomba Debat Kuasai Materi dan Hindari Baca Teks
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Puadi meminta peserta debat Penegakan Hukum Pemilu untuk mengurangi ketergantungan pada pembacaan teks dan lebih mengedepankan metode ekstemporan. Menurutnya, penguasaan data dan alur berpikir logis dinilai sangat krusial agar esensi serta keaktifan dinamika debat tetap terjaga.

Bawaslu Dorong Evaluasi Strategi Pencegahan Pemilu Berbasis Isu dan Dampak Nyata
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu menegaskan pentingnya mengukur efektivitas strategi pencegahan pelanggaran pemilu tidak hanya dari keterlaksanaan program, tetapi juga dari dampak nyata dan fungsinya di tengah Masyarakat. Strategi pencegahan ke depan juga dinilai perlu dirancang lebih spesifik berbasis isu-isu krusial.

Herwyn Minta Standar Kompetensi Pengawas Pemilu Harus Terukur dan Adaptif
Ditulis oleh : Baguz Pradana pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu RI sekaligus Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat, Herwyn J.H. Malonda, meminta penyusunan standar kompetensi pengawas pemilu harus memiliki landasan hukum yang kuat, terukur, relevan dengan tugas pengawasan, serta adaptif terhadap perkembangan dan tantangan kepemiluan.

Ketua Bawaslu Hadiri Peluncuran Program 'Partisipasi' Indonesia-Australia
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menghadiri peluncuran resmi program "Partisipasi: Indonesia Democratic Participation Program". Acara seremonial ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Bagja Ingatkan Timsel Bawaslu Daerah, Penuhi Keterwakilan Perempuan
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengingatkan seluruh Tim Seleksi (Timsel) jajaran Bawaslu tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk terus memperjuangkan dan memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam jajaran pengawas pemilu.

Bagja: Bawaslu Siap Lakukan Pendidikan Politik ke Pemilih Pemula dan Calon Pemilih
Ditulis oleh : Bhakti Satrio pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menyampaikan bahwa Bawaslu siap melakukan pendidikan politik ke pemilih pemula dan calon pemilih. Hal ini katanya bertujuan untuk menciptakan Pemilu 2029 yang lebih baik.