Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu, Puadi, menyebut tingginya animo perguruan tinggi mengikuti Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI menjadi bukti meningkatnya kepercayaan kalangan akademis terhadap Bawaslu. Hingga penutupan pendaftaran, tercatat 409 tim mendaftar, menjadi jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraan kompetisi tersebut.
“Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu telah menjadi program strategis Bawaslu dalam membangun budaya demokrasi konstitusional di lingkungan perguruan tinggi. Hal yang lebih penting bukan hanya pemahaman terhadap hukum pemilu, melainkan bagaimana menumbuhkan tradisi berpikir kritis, argumentatif, dan berbasis nilai-nilai demokrasi,” kata Puadi saat membuka Tahapan Eliminasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antarperguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Ia mengungkapkan, jumlah pendaftar tahun ini melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai 311 tim. Setelah melalui proses verifikasi administrasi, sebanyak 370 tim dari 274 perguruan tinggi dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan eliminasi. Para peserta selanjutnya akan dinilai oleh 15 dewan juri untuk menentukan tim yang lolos ke tahap regional.
Puadi menjelaskan, pelaksanaan tahapan regional merupakan pengembangan baru dalam kompetisi tahun ini. Menurutnya, proses eliminasi harus dilaksanakan secara objektif karena akan menentukan kualitas peserta yang melaju ke tahapan berikutnya.
Ia juga berharap muncul lebih banyak kampus dari berbagai daerah yang mampu bersaing sehingga kompetisi semakin inklusif dan kompetitif. Oleh karena itu, kata dia, kualitas proses seleksi menjadi faktor penting untuk menjaring peserta terbaik.
Deputi Teknis, Yusti Erlina, menambahkan bahwa tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kompetisi debat telah berkembang menjadi ruang pembelajaran sekaligus forum penguatan gagasan mengenai demokrasi dan penegakan hukum pemilu. Ia berharap para dewan juri menjaga independensi dan profesionalisme agar hasil seleksi benar-benar mencerminkan kualitas argumentasi para peserta.
Tahapan eliminasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI berlangsung pada 28–31 Juli 2026. Dari proses tersebut akan dipilih 48 perguruan tinggi terbaik dari Regional Barat, Tengah, dan Timur untuk mengikuti tahapan regional yang dijadwalkan pada 18–25 Agustus 2026.
Editor: Bhakti Satrio W
Foto: Nofiar