Bandung, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu RI Herwyn JH Malonda menegaskan praktik politik uang merupakan ancaman serius terhadap kualitas demokrasi. Menurutnya, Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri sehingga membutuhkan kolaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan dan semua golongan masyarakat.
Atas hal itu, Herwyn menyampaikan Bawaslu telah menjalin kerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memperkuat pertukaran informasi terkait dugaan transaksi keuangan yang berpotensi berkaitan dengan politik uang.