Jakarta, Bawaslu – Ketua Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Jakarta, Umar Idris, secara resmi menyerahkan laporan dugaan pelanggaran Pemilu 2014 yang dilakukan caleg dan partai politik (parpol) kepada Bawaslu. Laporan tersebut diterima Pimpinan Bawaslu, Nelson Simanjuntak di gedung Bawaslu, Jl. M. H. Thamrin, Jakarta, Jumat sore (7/2).
Laporan dugaan pelanggaran Pemilu itu dihimpun dari aplikasi software matamassa.org. Matamassa merupakan program pemantauan Pemilu 2014 untuk daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Program tersebut dilaksanakan melalui kerjasama AJI Jakarta, ICT Laboratory for Social Change (Ilab), dan Southeast Asia Technology and Transparancy (SEATTI). Aplikasi software itu dapat diunduh di telepon selular berbasis iOS, Android, BlackBerry, dan sms gateway.