Submitted by Bhakti Satrio on
Sekretaris Jenderal Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait bersama jajarannya, saat membuka kegiatan pemotongan hewan kurban dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 H, Rabu (27/6/2026) di kantor Bawaslu.

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekretaris Jenderal Bawaslu, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, mengungkapkan bahwa momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah merupakan refleksi penting untuk menanamkan nilai kepatuhan, keikhlasan, dan pengorbanan yang tulus dalam menjalankan tugas-tugas kelembagaan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut mendasari tegaknya integritas di Bawaslu.

“Hari Raya Idul Adha ini mengajarkan kepada kita semua tentang arti kepatuhan, keikhlasan, dan pengorbanan yang tulus. Nilai-nilai inilah yang mendasari tegaknya integritas institusi kita,” ujar Ferdinand saat membuka kegiatan pemotongan hewan kurban yang berlangsung pada Rabu (27/6/2026) di kantor Bawaslu.

Menurutnya, sebagai kesekretariatan yang bertugas mendukung kerja-kerja pengawasan pemilu, mentalitas rela berkorban dan saling berbagi kebahagiaan merupakan modal utama yang harus terus dipupuk. Dia menambahkan, semangat kebersamaan tersebut tercermin dalam pelaksanaan kurban tahun ini.

Ferdinand juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia menjelaskan, kurban kolektif yang dihimpun berhasil menyatukan seluruh elemen di Bawaslu.

“Terhimpunnya kurban kolektif dari Ketua, Anggota, jajaran Sekretariat Jenderal, hingga Bawaslu Provinsi menunjukkan bagaimana horizontal dan vertikal institusi ini terkoneksi dengan sangat baik melalui semangat ibadah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sekjen Bawaslu menjelaskan bahwa kehadiran hewan kurban menjadi simbol nyata komitmen Bawaslu untuk terus menebar manfaat bagi sesama. Untuk memastikan amanah tersebut tersampaikan dengan baik, dia menginstruksikan panitia agar mengatur mekanisme pembagian paket daging secara profesional.

“Saya meminta kepada kita semua agar mekanisme pembagian paket daging ini dapat diatur secara adil, rapi, dan memprioritaskan pegawai yang hadir secara langsung sebagai bentuk apresiasi kebersamaan kita,” tutup Ferdinand.

Foto: BSW
Editor: Nofiar