• English
  • Bahasa Indonesia

Bawaslu Akan Rekrut 805.062 Pengawas TPS di Seluruh Indonesia

Yogyakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Menghadapi pemungutan dan penghitungan suara pada 17 April 2019, Bawaslu akan merekrut 805.062 Pengawas TPS yang tersebar di 514 kabupaten/kota, 7.201 Kecamatan dan 83.370 Desa/Kelurahan di seluruh Indonesia.

Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo menjelaskan, sesuai Undang-Undang No 7 Tahun 2017, Pengawas TPS paling lambat dibentuk 23 hari menjelang hari pemungutan suara. Menurutnya, merekrut 805.062 orang tentu bukan pekerjaan yang mudah.

"Begitu pentingnya tahapan pemungutan suara ini tentu membutuhkan orang-orang yang bisa melaksanakan tugas pengawasan pemungutan suara di TPS dengan baik," ujar Dewi pada Seminar Nasional Seminar Nasional Mewujudkan Keadilan Pemilu (Electoral Justice) pada Pemilihan Umum Serentak 2019, kerjasama Mahkamah Konstitusi dan Universitas Islam Indonesia, di Yogyakarta, Sabtu (9/2/2019).

Di samping merekrut pengawas TPS, jelas Dewi, Bawaslu juga punya kewajiban melatih saksi peserta Pemilu di tiap TPS.
Bawaslu akan berupaya menghasilkan saksi yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengawal proses Pemilu 17 April 2019 mendatang.

"Pelatihan bagi saksi ini kewenangan baru yang diberikan undang-undang yang tentunya menjadi tantangan bagi Pengawas Pemilu,” pungkas Dewi.

Penulis/Foto: Tika

Share

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Helpdesk Keuangan

Sipeka Bawaslu

SIPP Bawaslu

Simpeg Bawaslu

e-Announcement LHKPN

Agenda Bawaslu

Waktu:
Sunday, 3 November 2019 WIB
Tempat :
Lombok
Waktu:
Friday, 25 October 2019 WIB
Tempat :
Jakarta
Waktu:
Tuesday, 22 October 2019 WIB
Tempat :
Batam
Waktu:
Wednesday, 30 October 2019 WIB
Tempat :
Jakarta
Waktu:
Tuesday, 29 October 2019 WIB
Tempat :
Jakarta

Video Bawaslu

Konferensi Nasional Pengawasan dan Penegakan Keadilan Pemilu
Konferensi Nasional Pengawasan dan Penegakan Keadilan Pemilu

Mars Bawaslu

Mars Pengawas PEMILU +text
Mars Pengawas PEMILU +text

Zona Integritas Bawaslu