Panwas LN Diminta Cegah Pemilih Memilih Dua Kali
Ditulis oleh : Baguz Pradana pada :
Kairo, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) M Afifuddin mengingatkan Panitia Pengawas Luar Negeri (Panwaslu LN) agar memberi memerhatikan daftar pemilih di luar negeri. Panwaslu LN diminta mengawasi penyelenggaraan pemungutan suara pemilu luar negeri agar tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menggunakan hak pilihnya lebih dari sekali.
 
DPR: Pastikan Warga Negara Dapat Gunakan Hak Pilihnya
Ditulis oleh : Baguz Pradana pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Komisi II DPR RI meminta Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera mengambil langkah-langkah yang dapat memastikan/mengoptimalkan agar setiap warga negara dapat menggunakan hak pilihnya. Hal tersebut merupakan kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPR RI bersama KPU, Bawaslu, dan Ditjen Dukcapil, di Gedung Nusantara I DPR RI, Senin (21/5/2018). “Prinsipnya, tidak boleh ada yang kehilangan hak konstitusionalnya.

Panwaslu Luar Negeri Dituntut Serukan Tolak Politik Uang dan Politik SARA
Ditulis oleh : pratiwi eka putri pada :

Dubai, Uni Emirat Arab, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo menegaskan, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Luar Negeri harus dapat mengajak WNI di luar negeri untuk menolak politik uang dan mengikis habis politik SARA.

Hal tersebut disampaikan Dewi pasca melantik Panwaslu Luar Negeri yang akan bertugas mengawasi pelaksanaan pemilu 2019 di perwakilan Dubai, Jeddah, Riyadh, Doha, dan Abu Dhabi pada Kamis (17/5/2018) di Kantor KJRI Dubai, Uni Emirat Arab.

Parpol Perlu Beri Pendidikan Politik pada Masyarakat
Ditulis oleh : pratiwi eka putri pada :

Banjarmasin, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Kampanye bertujuan untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Kampanye harus dilakukan secara bertanggung jawab untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilihan/pemilu.

Masyarakat Harus Menjadi Pemilih yang Cerdas dan Rasional
Ditulis oleh : pratiwi eka putri pada :

Banjarmasin, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu mengharapkan agar masyarakat menjadi pemilih yang cerdas dan rasional. Pemilih yang cerdas dan rasional bertngggung jawab memilih pemimpin yang baik yang membawa aspirasi rakyat untuk kemajuan dan kesejahteraan.

Bawaslu Teruskan Pelanggaran Iklan Kampanye PSI ke Polri
Ditulis oleh : pratiwi eka putri pada :

Badan Pengawas Pemilihan Umum – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) meneruskan dugaan pelanggaran pidana pemilu yang dilakukan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke kepolisian. Bawaslu melaporkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Raja Juli Antoni dan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Chandra Wiguna ke Bareskrim Polri.

Parpol Dilarang Tampilkan Logo atau Nomor Urut di Media
Ditulis oleh : pratiwi eka putri pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu – Gugus Tugas Pengawasan Kampanye Pemilu 2019 yang terdiri dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan Dewan Pers menegaskan, citra diri meliputi logo partai politik (parpol) dan nomor urut partai. Sehingga parpol dilarang menampilkan keduanya (logo dan nomor urut) di media cetak maupun elektronik.

Mahasiswa Harus Jadi Pionir Pemilih Cerdas dan Rasional
Ditulis oleh : Baguz Pradana pada :
Salatiga, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Mahasiswa sebagai pemilih pemula harus menjadi pemilih yang cerdas dan rasional. Peran mahasiswa sangat penting dalam mengawasi dan mengikuti  jalannya Pemilu agar tercipta pemilu yang bermatabat dan berintegritas
 
Parpol Diminta Ajukan Kandidat Berkualitas
Ditulis oleh : Baguz Pradana pada :
Salatiga, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Partai politik (parpol) harus dapat mengajukan calon kepala daerah maupun anggota legislatif yang tepat dan berkualitas. Sebab, parpol mempunyai peran besar dan otoritas tertinggi untuk bisa menentukan jalannya pemerintahan.
 
Tingkatkan Kualitas Penanganan Pelanggaran, Bawaslu Latih Sekretariat
Ditulis oleh : Baguz Pradana pada :
Semarang, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Dukungan sekretariat penting untuk mewujudkan kualitas penanganan pelanggaran pemilu. Untuk meningkatkan kualitas penanganan pelanggatan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengadakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sekretariat Bawaslu Provinsi dalam Penanganan Pelanggaran Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Tahun 2018 Gelombang II di Semarang, Selasa (15/05/2018). 
 
Bawaslu: Jaga Kesucian Ramadhan, Jangan Berkampanye di Tempat Ibadah
Ditulis oleh : pratiwi eka putri pada :
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bulan suci Ramadhan tahun ini berbarengan dengan sisa tahapan kampanye Pilkada 2018. Anggota Bawaslu RI M. Afifuddin  meminta kepada semua pihak yang memiliki kepentingan terhadap pasangan calon (paslon) kepala daerah untuk bisa menjaga bulan suci dengan tidak berkampanye di tempat ibadah.
 
13 Organisasi Islam Imbau Jangan Salah Gunakan Ibadah Ramadhan untuk Kampanye
Ditulis oleh : pratiwi eka putri pada :
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – 13 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam mengimbau agar partai politik dan calon kepala daerah tidak menggunakan ibadah Ramadhan sebagai sarana kampanye. Hal itu untuk menjaga kesucian Ramadhan dan integritas Pemilu.
 
Bawaslu Libatkan Sopir Angkutan Umum dalam Pengawasan Partisipatif
Ditulis oleh : pratiwi eka putri pada :

Bandung, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu akan melibatkan sopir angkutan umum dalam pengawasan partisipatif pemilihan kepala daerah 2018. Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo mengatakan keterlibatan para sopir angkutan umum yang juga merupakan masyarakat pemilih akan menghasilkan Pilkada yang berkualitas.

Bawaslu Akan Tindak Tegas Penghasut dan Pemfitnah Dalam Kampanye
Ditulis oleh : Baguz Pradana pada :
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menyatakan akan menindak tegas setiap pelaku fitnah, hasutan dan ujaran kebencian dalam pelaksanaan kampanye Pilkada serta Pemilu. Hal itu demi menciptakan Pilkada dan Pemilu yang damai.
 
"Kami berkomitmen untuk menegakkan aturan yang menyangkut larangan dalam kampanye. Karena fitnah, hasutan dan ujaran kebencian merusak demokrasi kita," ujar Ketua Bawaslu Abhan di Gedung Bawaslu, Jakarta, Minggu (13/5/2018).
 
Bom Surabaya Jadi Salah Satu Indikator Kerawanan Pemilu 2019
Ditulis oleh : Baguz Pradana pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) tengah menyusun Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pileg dan Pilpres 2019. Peristiwa pengeboman di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur menjadi salah satu indikator dalam penyusunan.