Submitted by Jaka Fajar on
Rapat Peningkatan Kualitas Perencanaan Anggaran Berbasis Risiko di Jakarta, Kamis (2/7/2026).


Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekretariat Jenderal (Sekjen) Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Siraid menegaskan bahwa mitigasi risiko adalah kunci utama mewujudkan anggaran yang tepat sasaran dan akuntabel. Menurutnya, tata kelola keuangan lembaga harus terus dimatangkan demi mendukung kinerja pengawasan pemilu yang lebih efektif.

"Tata kelola keuangan lembaga harus terus dimatangkan demi mendukung kinerja pengawasan pemilu yang lebih efektif," kata Ferdinand dalam Rapat Peningkatan Kualitas Perencanaan Anggaran Berbasis Risiko di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen Bawaslu periode 2023-2025 Ichsan Puadi mengungkapkan pentingnya risk-based thinking atau pola pikir berbasis risiko dalam menyusun anggaran negara.

"Mitigasi risiko bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan fondasi. Jika kita mampu memetakan potensi risiko sejak awal proses perencanaan, maka alokasi anggaran akan jauh lebih akurat, efisien, dan yang terpenting, tidak keluar dari target kinerja yang telah ditetapkan," jelas Ichsan.

Ichsan menambahkan bahwa implementasi manajemen risiko yang ketat diharapkan dapat sepenuhnya mendukung kelancaran tugas pengawasan pemilu di seluruh wilayah Indonesia secara bertanggung jawab.

"Manajemen risiko yang ketat diharapkan dapat sepenuhnya mendukung kelancaran tugas pengaasan pemilu di seluruh Indonesia," ujarnya.