Submitted by Bawaslu Provinsi on
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda (kelima dari kanan) dalam FGD Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Pengawas Pemilu di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (1/4/2026)

Palu, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda mengingatkan, penyatuan persepsi dan penguatan sinergi kelembagaan adalah kunci dalam meningkatkan efektivitas pengawasan pemilu. Dia menegaskan pentingnya langkah tersebut dalam forum Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari penguatan tata kelola kelembagaan pengawasan pemilu pada masa non-tahapan di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (1/4/2026)

“FGD ini kita (Bawaslu) dorong untuk mengidentifikasi permasalahan serta memperkuat tata kelola kelembagaan. Jika terdapat kendala, mari kita diskusikan bersama persoalan-persoalan yang ada di dalam Bawaslu,” ujarnya.

Herwyn menyampaikan, masa non-tahapan pemilu harus dimanfaatkan secara optimal untuk melakukan evaluasi dan konsolidasi internal guna meningkatkan kualitas pengawasan ke depan. Menurutnya, FGD tersebut menjadi ruang konsolidasi nasional untuk menyatukan pandangan, menyerap masukan, serta merumuskan agenda strategis dalam memperkuat kapasitas dan efektivitas kelembagaan pengawasan pemilu.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait, Deputi Bidang Administrasi Bawaslu Labayoni, serta Deputi Bidang Dukungan Teknis Yusti Erlina.

Dari Provinsi Sulawesi Tengah, kegiatan ini diikuti oleh Anggota Bawaslu Sulteng, Ivan Yudharta, Rasyidi Bakry, dan Dewi Tisnawaty sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal serta peningkatan kapasitas kelembagaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu dapat menyatukan persepsi serta memperkuat sinergi dalam menjalankan fungsi pengawasan secara lebih efektif, profesional, dan berintegritas.

Penulis dan fotografer: Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah
Editor: Dey