Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mendorong penguatan kelembagaan Bawaslu melalui evaluasi pelaksanaan program pengawasan pemilu. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat kapasitas lembaga sekaligus menjaga integritas demokrasi dalam setiap tahapan pemilu.
“Dalam beberapa waktu terakhir kita melakukan berbagai langkah penguatan kelembagaan, baik melalui penguatan fungsi dan tugas, peningkatan koordinasi, maupun peningkatan kapasitas komisioner dan aparatur sekretariat,” kata Bagja saat memberikan arahan pada kegiatan Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Pelaksanaan Program Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan bertema Refleksi Penguatan Kelembagaan dalam Evaluasi Program Pengawasan Pemilu untuk Meningkatkan Integritas Demokrasi, melalui daring, di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Bagja menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan menjadi agenda penting Bawaslu setelah pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024. Ia menjelaskan bahwa tahun 2025 digunakan untuk konsolidasi dan penguatan internal lembaga, sementara tahun 2026 diarahkan pada penguatan reformasi birokrasi serta perluasan pendidikan politik kepada masyarakat.
Menurutnya, penguatan tersebut juga menyasar peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik komisioner maupun aparatur sipil negara di lingkungan Bawaslu. “Melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan, Bawaslu berupaya memastikan setiap jajaran memahami secara utuh fungsi pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilu,”tuturnya.
Selain penguatan internal, Bagja menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memperkuat kelembagaan Bawaslu. Ia menyebut keterlibatan DPR, akademisi, organisasi masyarakat, hingga pemantau pemilu sebagai bagian dari upaya memperluas dukungan terhadap pengawasan pemilu yang lebih partisipatif.
Bagja juga mengingatkan bahwa penguatan kelembagaan harus berjalan selaras di seluruh tingkatan Bawaslu, mulai dari pusat hingga kabupaten/kota. Keselarasan tersebut dinilai penting agar pelaksanaan pengawasan, penanganan pelanggaran, dan penyelesaian sengketa dapat berjalan lebih efektif.
Di akhir arahannya, Bagja mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang diikuti seluruh jajaran Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan serta Bawaslu kabupaten/kota. Ia berharap evaluasi program pengawasan yang dilakukan dapat menjadi langkah perbaikan berkelanjutan dalam memperkuat peran Bawaslu menjaga kualitas demokrasi.
Editor: BSW
Foto: Tangkapan layar Zoom Meeting