Dikirim oleh Bhakti Satrio pada
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja saat menerima audiensi dari Pelajar Islam Indonesia (PII), pada Kamis (20/8/2026) di Kantor Bawaslu.

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menyampaikan bahwa Bawaslu siap melakukan pendidikan politik ke pemilih pemula dan calon pemilih. Hal ini katanya bertujuan untuk menciptakan Pemilu 2029 yang lebih baik.

“Siapa yang kamu pilih, terserah. Tapi cek semua latar belakang dan siapa yang kamu pilih,” ujar Bagja saat menerima audiensi dari Pelajar Islam Indonesia (PII), pada Kamis (20/8/2026) di Kantor Bawaslu.

Bagja sendiri berencana melakukan pendidikan politik hingga ke level pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). Karena menurutnya, pelajar SMP di tahun 2029 akan menjadi pemilh.

“Jadi sebenarnya, saya sampaikan ke teman-teman (Bawaslu Daerah), SMP pun tidak ada masalah. Karena SMP yang sekarang, tahun 2029 akan jadi pemilih,” ungkapnya.

Ia menyampaikan rencana ini kemungkinan akan dimulai tahun 2027 ketika tahapan sudah mulai berjalan. Dia berharap dengan cara ini, teman-teman pemilih pemula dapat berkolaborasi bersama Bawaslu untuk menjadi pengawas partisipatif termasuk dengan PII.

“Tahun depan seharusnya sudah mulai prosesnya kembali. Melibatkan teman-teman pelajar dan mahasiswa. Karena target kami adalah pemilih pemula tadi,” jelas Bagja.

Editor: Reyn Gloria

Foto: Bhakti Satrio