Dikirim oleh Reyn Gloria pada
Deputi Bidang Dukungan Teknis Bawaslu, Yusti Erlina, saat menerima audiensi dari Thinkleaders di Kantor Bawaslu, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Deputi Bidang Dukungan Teknis Bawaslu, Yusti Erlina, mengapresiasi Thinkleaders dalam menyebarkan semangat anak muda untuk berpartisipasi menjaga demokrasi. Dia menilai masa nontahapan menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pendekatan ini.

"Kami mengapresiasi ini sebagai sebuah benih. Harapan kami, banyak kelompok sipil dari kalangan muda yang bisa merespons kerja-kerja Bawaslu," kata Yusti saat menerima audiensi dari Thinkleaders di Kantor Bawaslu, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, banyak kalangan muda yang mungkin apatis karena kecewa atas proses demokrasi yang terjadi sebelumnya. Oleh karena itu, dia merasa butuh anak-anak muda yang peduli untuk meluruskan bahwa hal ini merupakan perjuangan bersama.

"Saya rasa harus ada dampak dan output dari setiap langkah atau program yang dilakukan oleh Thinkleaders. Ini dilakukan demi mengurangi rasa apatis dari publik, terutama kalangan anak muda," ungkap dia.

Tenaga Ahli Bawaslu, Apriyanti Marwah, menambahkan bahwa Bawaslu ingin mendengar suara pemuda yang berkontribusi dalam kesuksesan penyelenggaraan pemilu. Dia berharap Thinkleaders dapat menjadi salah satu organisasi kepemudaan yang ikut serta bersama Bawaslu dalam mengawasi pemilu hingga masa tahapan Pemilu 2029.

"Gen Z dalam proses demokrasi harus bisa menjadikan ini sebagai forum kalian. Teman-teman adalah masyarakat yang aktif di media sosial, gunakan itu untuk menyuarakan agar menjelang pemilu semua pihak bergerak maju," kata Apri.

Editor: Bhakti Satrio 

Foto: Reyn Gloria Manurung