• English
  • Bahasa Indonesia

Laporan Supervisi Rekapitulasi Surat Suara Pilpres dari Bengkulu

Bengkulu, Badan Pengawas Pemilu - Ketua Bawaslu RI, Muhammad melakukan supervisi rekapitulasi perhitungan surat suara pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2014 di Provinsi Bengkulu, Minggu (13/7) siang. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad melakukan kunjungan ke kantor Bawaslu Provinsi Bengkulu Jl. Indragiri Padang Harapan dan menyambangi dua Kecamatan, Ratu Agung dan Teluk Segara di Kota Bengkulu untuk melihat langsung proses rekapitulasi perhitungan suara Pilpres di tingkat kecamatan.

Agenda ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses rekapitulasi berlangsung sebagaimana ketentuan yang ada. Muhammad mengatakan dengan berkaca dari Pileg kemarin, Bawaslu tidak mau ada masalah-masalah di desa yang kemudian harus diselesaikan di tingkat Pusat. Hal itu disebabkan penyelenggara teknis di bawah tidak menyelesaikan bengkalai-bengkalai yang mungkin saja terjadi. “Kita berharap dengan pengawasan berlapis, Bawaslu Ri bersama Bawaslu Provinsi dan Panwas kota ingin memastikan bahwa proses rekap ini sesuai dengan aturan yang ada” kata Muhammad.

Muhammad menilai proses rekapitulasi surat suara di dua kecamatan tersebut sangat positif, transparan, bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat, saksi lengkap, Panwas mempunyai data dan bisa melakukan koreksi bersama. “Yang terpenting dari proses rekap ini, semua orang bisa mengakses dan bisa menyampaikan koreksi jika ada yag diduga keliru merupakan awal yang baik dalam rangka mengawal proses ini sampai ke tingkat pusat,” ujarnya.

Menanggapi pertanyaan media lokal terkait dengan maraknya ucapan selamat dan hasil survey padahal proses rekapitulasi surat suara Pilpres resmi belum selesai, Muhammad menyatakan bahwa posisi penyelenggara pemilu sangat jelas, mengajak masyarakat dan elemen bangsa ini termasuk Capres dan timnya untuk menghargai proses yang dilakukan KPU. “Tidak boleh ada yang mendahului KPU. Lembaga survey kita hargai sebagai sebuah metode ilmiah tapi bukan sebagai hasil akhir yang menjadi rujukan bangsa ini untuk menentukan siapa capres dan cawapresnya,” tandasnya.

Bawaslu juga menghimbau bagi yang menyampaikan ucapan selamat agar ditunda dan bersabar dulu. Muhammad menegaskan Bila ada yang terlanjur, maka Bawaslu akan memerintahkan Panwas bekerjasama dengan Pemerintah daerah untuk menurunkan spanduk dan sebagainya yang berisi ucapan selamat di jalan-jalan, karena hal itu dikhawatirkan bisa memicu konflik bagi pihak lain. “Jadi intinya mari kita bersabar menunggu sampai tanggal  22 Juli mendatang” tegasnya.

Selain itu Muhammad juga melaksanakan klarifikasi persoalan internal di tubuh Panwaslu Kabupaten Bengkulu selatan. Klarifikasi dilakukan di kantor Bawaslu Provinsi Bengkulu dengan menghadirkan seluruh anggota Panwaslu Kabupaten Bengkulu Selatan dan Bawaslu Provinsi Bengkulu. Muhammad ingin memastikan bahwa kekompakan panwaslu kabupaten Bengkulu selatan sesuai dengan pantauan Bawaslu. “Kemarin ada dinamika, saya pikir dinamikanya sudah semakin membaik, saya tinggal memastikan saja bahwa semua sudah bisa berjalan sesuai dengan apa yang kita arahkan,” jelasnya.

Penulis: Ahmad Ali Imron

Share

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Helpdesk Keuangan

SIPS

SAKIP

Sipeka Bawaslu

SIPP Bawaslu

Simpeg Bawaslu

e-Announcement LHKPN

Agenda Bawaslu

Waktu:
Senin, 3 Februari 2020 WIB
Tempat :
Makasar
Waktu:
Jumat, 31 Januari 2020 WIB
Tempat :
Jakarta
Waktu:
Jumat, 31 Januari 2020 WIB
Tempat :
Jakarta
Waktu:
Selasa, 4 Februari 2020 WIB
Tempat :
Sulawesi Selatan
Waktu:
Rabu, 5 Februari 2020 WIB
Tempat :
Sulawesi Utara

Video Bawaslu

newSIPS 2019
newSIPS 2019

Mars Bawaslu

Mars Pengawas PEMILU +text
Mars Pengawas PEMILU +text

Zona Integritas Bawaslu