• English
  • Bahasa Indonesia

Jimly Asshiddiqie: Pemilu Modern Harus Miliki Etika dan Patuh Hukum

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu - Komisioner Bawaslu RI, Endang Wihdatiningtyas, diambil sumpah dan janjinya sebagai anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) oleh Ketua DKPP, Jimly Asshiddiqie, (14/01). Endang menggantikan Nelson Simanjuntak dalam sisa masa tugas tahun 2012 – 2017. Acara bertempat di ruang sidang DKPP lantai 5 gedung Bawaslu RI.

Dalam sambutannya, Jimly mengatakan bahwa DKPP hanya mengawal dalam urusan kode etik penyelenggara Pemilu. Meskipun secara teknis DKPP tidak ikut dalam penyelenggaraan Pemilu, namun DKPP terlibat dalam satu-kesatuan tiga lembaga dalam mekanisme Pemilu di Indonesia, tambahnya.

Seperti diketahui bersama bahwa DKPP hadir untuk memberikan warna tersendiri dalam penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas dan berintegritas. Jimly mengatakan demokrasi yang diadopsi oleh banyak negara di dunia sekarang ini, bukan hanya mengikuti aturan main saja melainkan juga harus menggunakan etika. “Selain ada sistem hukum, juga ada sistem etika dengan harapan Pemilu berintegritas, bukan sekedar Pemilu formalistik prosedural tapi tanpa roh, tanpa integritas” pungkasnya.

Sistem Hukum dan Sistem Etika harus berjalan dengan baik pada Pemilu. Sehingga akan terjadi demokrasi modern yang sehat di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang mana nantinya bisa dicontoh oleh Negara lain. Dengan melihat uniknya Indonesia dengan letak geografis serta beragamnya suku dan agama, sebagai negara demokrasi ketiga terbesar di dunia. “Dengan Berhasilnya Pemilu yang berintegritas, kita juga bisa mengklaim bahwa teori demokrasi pasca modern bukan sekedar prosedural demokrasi yang diimbangi oleh rule of law, tetapi modern democracy juga dilengkapi oleh rule of ethic". 

Indonesia sebagai negara besar telah menyumbang demokrasi berintegritas. Oleh karena itu sebagai bagian dari mekanisme Pemilihan Umum, seluruh pihak yang terkait diharapkan bisa memahami dan mempraktekkan Pemilu modern  yang memiliki etika dan patuh hukum, harap Jimly.

Acara pengambilan sumpah disaksikan oleh komisioner Bawaslu RI, Muhammad, Nelson Simanjuntak, Daniel Zuchron, Sekjen Bawaslu RI Gunawan Suswantoro beserta pejabat struktural di lingkungan Bawaslu RI dan DKPP, Komisioner KPU RI Husni Kamil Manik, Ida Budhiati, Sigit Pamungkas dan sejumlah undangan lainnya dari Kementerian Dalam Negeri.

 

Penulis : Wisnu Broto

Foto : Hendru Wijaya

Editor : Ahmad Ali Imron

 

Share

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Agenda Bawaslu

Waktu:
Kamis, 31 Januari 2019 - 10:30 WIB
Tempat :
Jakarta, Senayan.
Waktu:
Jumat, 8 Februari 2019 - 09:00 WIB
Tempat :
Jakarta
Waktu:
Kamis, 7 Februari 2019 - 09:00 WIB
Tempat :
Jakarta
Waktu:
Rabu, 6 Februari 2019 - 09:00 WIB
Tempat :
Jakarta
Waktu:
Minggu, 3 Februari 2019 - 09:00 WIB
Tempat :
Jakarta

Video Bawaslu

Harapan Tokoh Lintas Agama untuk PEMILU 2019
Harapan Tokoh Lintas Agama untuk PEMILU 2019