Dikirim oleh Nofiar pada

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum  - Anggota Bawaslu Puadi mengingatkan bahwa kualitas demokrasi tidak cukup diukur dari terlaksananya pemungutan dan penghitungan suara. Menurutnya pengawasan pemilu dan penegakan hukum yang efektif diperlukan untuk memastikan hak politik warga terlindungi serta kompetisi antarpeserta berlangsung sesuai aturan.

Dikirim oleh Hendi Purnawan pada

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Universitas Indonesia (UI) untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) jajaran Bawaslu. Hal ini bertujuan untuk membangun kolaborasi yang konkret, mulai dari pendidikan dan literasi kepemiluan, penelitian mengenai berbagai persoalan pemilu, penyelenggaraan seminar dan kajian ilmiah.

Dikirim oleh Bhakti Satrio pada

Manila, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia ditetapkan sebagai salah satu anggota Executive Board Association of World Election Bodies (A-WEB). Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menegaskan,hal ini menjadikan Bawaslu sebagai perwakilan Indonesia, memberikan kontribusi dalam memperkuat demokrasi global.

Dikirim oleh Jaka Fajar pada

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Anggota Bawaslu, Lolly Suhenty, mengingatkan seluruh jajaran pengawas di daerah untuk mewaspadai potensi pergeseran fungsi data hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Hal ini menegaskan pentingnya antisipasi dan mitigasi risiko teknis terkait dengan kepastian status penggunaan data tersebut pada agenda pemilu mendatang.

Dikirim oleh Nofiar pada

Medan, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu mulai menata pengisian jabatan di jajaran sekretariat daerah melalui penerapan manajemen talenta. Penataan ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan jabatan di lingkungan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota diisi sesuai dengan persyaratan kepegawaian, kinerja, serta potensi pegawai.

Dikirim oleh Bintang Ayudia pada

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu, Lolly Suhenty, mendorong jajaran kehumasan Bawaslu se-Provinsi Jawa Timur untuk mengubah orientasi komunikasi publik agar berfokus pada kebutuhan masyarakat. Perubahan ini dinilai penting agar masyarakat memahami kerja pengawasan pemilu dan mengetahui cara berpartisipasi.

Dikirim oleh deytri aritonang pada

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menegaskan media sosial (medsos) Bawaslu tidak boleh hanya menjadi ruang untuk menyampaikan informasi kepada publik. Dia menegaskan medsos harus menjadi ruang untuk mendengar, membaca respons masyarakat, serta menangkap pertanyaan dan kritik publik sebagai bahan evaluasi dan edukasi.

Dikirim oleh Robi Ardianto pada

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Anggota Bawaslu Puadi menegaskan bahwa pengawasan syarat calon dan syarat pencalonan dalam pemilihan merupakan bagian dari upaya mengawasi pintu masuk demokrasi. Menurutnya, persyaratan tersebut menentukan pihak yang berhak masuk ke arena kontestasi sekaligus menjamin hak warga negara untuk dipilih.

Dikirim oleh Bawaslu Provinsi pada

Medan, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu, Herwyn J.H. Malonda, berharap penyusunan grand design pembinaan sumber daya manusia (SDM) dapat menghindarkan pengawas pemilu dari pelanggaran etik. Ia menyebutkan bahwa salah satu cara efektif untuk mencapai hal tersebut adalah dengan menetapkan standar kompetensi bagi pengawas pemilu.

Berlangganan