Puadi: Hasil FGD Jadi Rekomendasi Penguatan Bawaslu Menuju Pemilu 2029
Ditulis oleh : Nofiar pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Puadi mengatakan hasil Focus Group Discussion (FGD) Menemukan Formulasi Pelaksanaan Fungsi Pengawas dan Pemutus dalam Rangka Penguatan Lembaga Pengawas Pemilu akan dirumuskan menjadi rekomendasi sebagai bahan penguatan kelembagaan dan desain penegakan hukum pemilu menuju Pemilu 2029. Menurutnya, penguatan kelembagaan perlu dipersiapkan sejak dini sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan pemilu.

Bagja Nilai Informasi Intelijen Jadi Masukan Mitigasi Penyelenggaraan Pemilu
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, menilai informasi dari lembaga intelijen negara memiliki peran penting bagi penyelenggara pemilu. Menurutnya, Informasi tersebut dapat menjadi masukan strategis dalam menyusun mitigasi risiko dan pemetaan kerawanan di setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.

Puadi Harap Kader HMI Jadi Penjaga Literasi Demokrasi
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Puadi berharap kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menjadi penjaga literasi demokrasi. Menurutnya, peran tersebut harus diawali dengan meningkatkan kapasitas diri melalui pemahaman tentang demokrasi, kepemiluan, ketatanegaraan, serta perkembangan teknologi informasi.

"Berikutnya adalah mengedukasi. Ilmu tidak boleh berhenti pada diri kita sendiri. Tanggung jawab seorang intelektual adalah menyebarkan pengetahuan kepada masyarakat," katanya saat menjadi narasumber di Serang-Banten, Kamis (8/7/2026).

Cegah Persoalan Hukum, Bawaslu Susun Mitigasi Risiko Pengelolaan Dana Hibah Pemilihan
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum—Inspektur Utama Bawaslu, Rini Wartini, mengatakan bahwa pihaknya sedang menyusun mitigasi risiko pengelolaan dana hibah pemilihan. Hal tersebut, kata dia, dilakukan sebagai upaya memperkuat akuntabilitas sekaligus mencegah potensi persoalan hukum dalam pengelolaan keuangan di lingkungan Bawaslu.

Lantik Pejabat Fungsional dan CPNS, Bawaslu Tekankan Kompetensi dan Kerja Sehat
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekretariat Jenderal (Sekjen) Bawaslu, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pegawai untuk mendukung kinerja Bawaslu yang spesifik dan penuh tantangan. Saat ini, Bawaslu masih kekurangan pejabat fungsional, dengan jumlah PNS baru sekitar 5.000 orang dari total 12.000 pegawai.

Lolly Sebut Kualitas SDM Menentukan Keberhasilan Lembaga
Ditulis oleh : Bawaslu Provinsi pada :

Yogyakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu, Lolly Suhenty, menegaskan bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh ukuran organisasinya, melainkan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Hal ini menurutnya terlihat dari kedisiplinan jajaran sekretariat Bawaslu Daerah Istimewat Yogyakarta (DIY) yang meski di masa nontahapan Pemilu, para pegawai terbukti tetap konsisten hadir tepat waktu dan profesional dalam menjalankan tugas.

Kunker ke Singkawang, Bagja Instruksikan Perkuat Pengawasan
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :
Kunker ke Singkawang, Bagja Instruksikan Perkuat Pengawasan
Ditulis oleh : Bawaslu Kabupaten pada :

Singkawang, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengungkapkan pentingnya menjaga independensi, netralitas, dan profesionalitas bagi seluruh jajaran pengawas di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Singkawang. Ia menilai tantangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga pengawas pemilu dituntut memiliki kesiapan mental, wawasan, serta kemampuan teknis yang mumpuni.

Bawaslu Wujudkan Perencanaan Anggaran Tempat Sasaran Lewat Mitigasi Resiko
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :


Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekretariat Jenderal (Sekjen) Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Siraid menegaskan bahwa mitigasi risiko adalah kunci utama mewujudkan anggaran yang tepat sasaran dan akuntabel. Menurutnya, tata kelola keuangan lembaga harus terus dimatangkan demi mendukung kinerja pengawasan pemilu yang lebih efektif.

P2P Bukan Formalitas, Lolly Suarakan Masyarakat Jadi Aktor Aktif Kawal Demokrasi
Ditulis oleh : Bawaslu Kabupaten pada :

Sukabumi, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pengawasan Pemilu melalui program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Menurutnya, setiap orang punya andil untuk mengawal demokrasi secara aktif.

Herwyn: Pendidikan Pengawas Partisipatif Menjadi Fondasi Mewujudkan Pemilu 2029 yang Bermartabat
Ditulis oleh : Bhakti Satrio pada :

Kepulauan Seribu, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu RI Herwyn JH Malonda menegaskan bahwa integritas Pemilu 2029 harus dibangun sejak jauh sebelum tahapan pemilu dimulai. Menurutnya, Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk masyarakat yang sadar demokrasi, memahami hukum pemilu, serta mampu berperan aktif dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemilu.

Herwyn: Kepercayaan Publik terhadap Bawaslu Dibangun Melalui Budaya Kerja
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Herwyn J.H. Malonda mengatakan kepercayaan publik terhadap Bawaslu tidak hanya dibangun dari kualitas pengawasan. Menurutnya, membangun budaya kerja profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan menjadi fondasi penting menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.

Herwyn Harap Buku Manajemen Pengawasan Pemilu Bermanfaat Luas
Ditulis oleh : Hendi Poernawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Herwyn J.H. Malonda berharap buku Manajemen Pengawasan Pemilu di Indonesia dapat memberikan manfaat kepada pengawas pemilu, penyelenggara pemilu, akademisi, mahasiswa, pemantau, serta masyarakat sipil. Sebab, menurutnya, buku ini lahir dari pengalaman kelembagaan, praktik pengawasan, dinamika lapangan, dan kebutuhan akademik.

Perempuan Dalam Demokrasi, Lolly Sebut Semua Punya Kesempatan Berpartisipasi
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :


Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menyampaikan figur perempuan dalam demokrasi bukan hanya berupa angka keterwakilan. Tetapi, jelas dia, demokrasi yang sehat membuat semua pihak dapat hak yang sama untuk berpartisipasi.

"Sistem demokrasi dirancang agar setiap orang memiliki kesempatan yang adil untuk berpartisipasi, termasuk perempuan," kata Lolly menjadi keynote speech di Webinar Perempuan dalam Bingkai Demokrasi yang diselenggarakan Bawaslu NTT secara daring, Selasa (30/6/2026).

Puadi Ajak Kader HMI Perkuat Pengawasan Partisipatif
Ditulis oleh : Nofiar pada :


Depok, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Puadi mengajak kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memperkuat pengawasan partisipatif untuk menjaga integritas pemilu. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci karena pengawasan tidak dapat dijalankan hanya oleh Bawaslu.