Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia

Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu

Laporan Dugaan Pelanggaran

Press Release

Bahwa selama penyelenggaran Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014, Bawaslu telah  menerima 6 Laporan Dugaan Pelanggaran, yakni:

 

 

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM

REPUBLIK INDONESIA

NO

NOMOR LAPORAN

PERSITIWA YANG DILAPORKAN

PELAPOR

TERLAPOR

1

001/LP/PILPRES/VI/2014

22 Mei 2014

Dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh relawan Jokowi-JK berupa pembuatan spanduk kampanye hitam (balck campign) pada tahapan pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden pada pemilihan umum presiden dan wakil presiden Tahun 2014

Habiburrokhman

Relawan Jokowi-JK

2.

002/LP/PILPRES/VI/2014

24 Mei 2014

Dugaan pelanggaranb kampanye hitam terhadap Bakal calon presiden Prabowo Subianto

Habiburrokhman

Pemilik akun Twitter @PartaiSocmed

3.

003/LP/PILPRES/VI/2014

02 Juni 2014

1.   Dugaan Kampanye diluar jadwal yang dilakukan oleh calon presiden nomor urut 2 pada saat acara pencabutan dan penetapan nomor urut

2.   Dugaan penggunaan fasilitas kampanye dalam oleh Pasangan calon nomor urut 2 pada saat acara pencabutan dan penetapan nomor urut

Habiburrokhman

1.   Paslon nomor urut 1

2.    Aria Bima

4.

004/LP/PILPRES/VI/2014

02 Juni 2014

Dugaan Pelanggaran Kampanye di Luar Jadwal live di Stasiun TV Trans TV dan Trans7

Bawaslu RI

Paslon Nomor Urut 1

5.

005/LP/PILPRES/VI/2014

03 Juni 2014

1.    Dugaan Pelanggaran Pemilu berupa Pemaparan Visi dan Misi Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 1 kepada Partai Demokrat di Hotel Grand Sahid Jaya Tanggal 1 Juni 2014 live di Stasiun TV Swasta TvOne;

2.    Terkait kehadiran PNS (Ikrar Nusa Bakti) pada saat pencabutan nomor urut tanggal 1 Juni 2014 di KPU;

3.    Dugaan keterlibatan Ali Masykur Musa dalam Tim Kampanye Nasional Paslon Nomor Urut 1

Bawaslu RI

1.Paslon Nomor Urut 2;

2.Ikrar Nusa Bakti;

3.Ali Masykur Musa.

6.

006/LP/PILPRES/VI/2014

04 Juni 2014

 

Dugaan pelanggaran pemilu terkait dengan penistaan sesuai dengan pasal 41 Undang-undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden yaitu menghina seseorang, agama, suku, ras, golonga, calon/pasangan calon yang lain dan mengganggu ketertiban umum

Sirra Prayuna (Tim Hukum Jokowi-JK)

Setiardi Budiono (Pimpinan Redaksi Tabloid Obor rakyat)

 

Adapun tindaklanjut terhadap laporan tersebut diatas, adalah sebagai berikut:

NO

NOMOR LAPORAN

PIHAK YANG DIKLARIFIKASI

RENCANA JADWAL KLARIFIKASI

KETERANGAN

1.

001/LP/PILPRES/VI/2014

-

-

Berdasarkan kajian Bawaslu bahwa Laporan tersebut bukan merupakan pelanggaran pemilu

2.

002/LP/PILPRES/VI/2014

-

-

Berdasarkan kajian Bawaslu bahwa Laporan tersebut bukan merupakan pelanggaran pemilu

3.

003/LP/PILPRES/VI/2014

Paslon Nomor Urut 2;

 

Rabu, 4 Juni 2014 Pukul 13.00 WIB

 

Konfirmasi tertulis tidak hadir dan akan dijadwalkan ulang

Habiburrokhman;

Selasa, 3 Juni 2014 Pukul 10.00

Sudah diklarifikasi

Aria Bima;

Rabu, 4 Juni 2014 Pukul 13.00 WIB

Belum ada konfirmasi

Komisioner KPU;

Selasa, 3 Juni 2014 Pukul 10.00

Sudah diklarifikasi

Sekjen KPU.

Selasa, 3 Juni 2014 Pukul 10.00

Sudah diklarifikasi

4.

004/LP/PILPRES/VI/2014

Paslon Nomor Urut 2

Rabu, 4 Juni 2014 Pukul 13.00 WIB

Konfirmasi tertulis tidak hadir dan akan dijadwalkan ulang

5.

005/LP/PILPRES/VI/2014

Paslon Nomor urut 1

Kamis, 5 Juni 2014 Pukul 10.00 WIB

 

Direktur TVone

Rabu, 4 Juni 2014 Pukul 19.00 WIB

 

Ali Masykur Musa

Kamis, 5 Juni 2014 Pukul 14.00 WIB

 

Ikrar Nusa Bakti

Kamis, 5 Juni 2014 Pukul 16.00 WIB

 

6.

006/LP/PILPRES/VI/2014

Sirra Prayuna

Kamis, 5 Juni 2014 Pukul 19.00 WIB

 

Pemred Tabloid Obor Rakyat

Kamis, 5 Juni 2014 Pukul 19.00 WIB