• English
  • Bahasa Indonesia

Panwaslu Luar Negeri Punya Tantangan Besar Kawal Pemilu

Perth, Australia, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin mengatakan, Panwaslu Luar Negeri memiliki tantangan yang besar dalam mengawasi tahapan Pemilu 2019.

“Tentu saja tantangan ini berbeda dengan pengawas yang ada di dalam negeri,” ujar Afif pasca melantik Panwaslu Luar Negeri perwakilan Perth, Melbourne, dan Sydney di Perth Australia, Senin (7/5/2018).

Afif menjelaskan beberapa tantangan tersebut di antaranya adalah, adanya warga overstay, tidak punya KTP elektronik namun memiliki paspor, belum terdaftar di DPT, mahasiswa yang pulang pergi tidak melapor, dan lain sebagainya.

“Maka Panwaslu Luar Negeri yang sudah dilantik ini harus dapat bekerja sama satu sama lain untuk mewujudkan Pemilu yang lebih baik, khususnya di wilayah perwakilan Indonesia di luar negeri,” pungkas Afif.

Pelantikan juga dihadiri oleh Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja serta Kepala Perwakilan Konsulat Jenderal RI untuk Australia Barat di Perth Dewi Gustina Tobing. Pasca melantik, juga dilakukan pembekalan oleh Anggota Bawaslu RI dalam hal pengawasan dan penanganan pelanggaran.

Humas Bawaslu RI

Share

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Agenda Bawaslu

Waktu:
Jumat, 21 September 2018 - 19:30 WIB
To event remaining 1 day
Tempat :
KPU RI, Jakarta
Waktu:
Jumat, 21 September 2018 - 18:30 WIB
The upcoming date less then 1 day.
Tempat :
Berita Satu, Jakarta
Waktu:
Jumat, 21 September 2018 - 10:30 WIB
The upcoming date less then 1 day.
Tempat :
Ruang Sidang Bawaslu RI
Waktu:
Jumat, 21 September 2018 - 17:30 WIB
The upcoming date less then 1 day.
Tempat :
Jakarta
Waktu:
Kamis, 20 September 2018 - 18:30 WIB
Tempat :
TV ONE, Jakarta

Video Bawaslu

Mars Pengawas Pemilu
Mars Pengawas Pemilu