• English
  • Bahasa Indonesia

Mahasiswa Mitra Potensial Pengawas Pemilu

Bandung, Badan Pengawas Pemilu - Dalam rangka penguatan fungsi Bawaslu mencegah dan mengawasi pelaksanaan pemilihan anggota DPR, DPD dan DPRD serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019, Bawaslu mendorong pengawasan Pengawasan Partisipatif. Salah satunya adalah dengan merangkul mahasiswa sebagaimitra potensialpengawas pemilu partisipatif.

Selain itu,Bawaslu juga memandu ragam aktivitas kelompok masyarakat untuk ikut mengawasi Pemilu dalam sebuah arena kegiatan pengawasan bersama yang disebut Pusat Partisipatif Masyarakat sebagai simpul aktivitas bersama dengan masyarakat dalam pengawasan pemilu. Salah satu ragam aktivitas yang didesain oleh Bawaslu adalah dengan kuliah kerja nyata tematik pengawasan pemilu.

Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo mengatakan Bawaslu mencoba menawarkan sebuah konsep program KKN tematik pengawasan pemilu. Hal tersebut akan terus dikembangkan sebagai salah satu bentuk untuk medekatkan pengawas pemilu dengan kampus. Dewi menyakini, mahasiswa mampu menjadi mitra potensial untuk melakukan pengawasan dan aktif mensosialisasikan dalam rangka melakukan pencegahan dan pengawasan.

"Dengan demikian kami yakin perguruan tinggi dan kampus bisa menjadi garda terdepan yang akan menyelamatkan pemilu," kata Ratna Dewi pada kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum di Bandung, Jawa Barat, Rabu ( 27/12/2017).

Selain itu, lanjut Dewi, Bawaslu juga mengembangkan Saka Adyasta Pemilu, Pojok pengawasan, Gerakan Sejuta Relawan Pemantau Pemilu sebagai ragam aktivitas kelompok masyarakat untuk ikut mengawasi Pemilu. "Kami membutuhkan banyak orang dalam mengawasi pemilu karena potensi pelanggaran pemilu sangat banyak," ujarnya.

Mahasiswa dipilih, sambungnya, karena memiliki idealismeyang tinggi dan belum terpengaruh oleh kepentingan yang lain.Selain itu karena memiliki organisasi yang terstrukturdan yang terpentingmemiliki kapasitas sebagai SDM terpelajar. Oleh karena itu, ia berharap mahasiswa dapat memiliki kepedulian terhadap proses tahapan pemilu, melakukan upaya pencegahan terhadap indikasi pelanggaran pemilu, dan melaporkan bila sudah terjadi pelanggaran pemilu. Mengapa Bawaslu membutuhkan partisipasi semua pihak?karena partisipasi dalam pengawasan pemilu adalah upaya untuk membuat setiap suara punya makna.

"Adik-adik kami harapkan menjadi ujung tombak yang menyelamatkan pemilu," pungkasnya.

Share

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Agenda Bawaslu

Waktu:
Selasa, 26 Juni 2018 - 09:00 WIB
Tempat :
Merlynn Park Hotel - Jakarta
Waktu:
Rabu, 2 Mei 2018 - 09:00 WIB
Tempat :
Jakarta
Waktu:
Kamis, 19 April 2018 - 19:00 WIB
Tempat :
Mercure Ancol - Jakarta
Waktu:
Sabtu, 21 April 2018 - 07:30 WIB
Tempat :
Hotel Mercure Ancol Convention Centre

Video Bawaslu

Mars Pengawas Pemilu
Mars Pengawas Pemilu