Data Pelanggaran Pemilu 2024 Bisa untuk Petakan Risiko 2029
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Anggota Bawaslu Puadi mengatakan data penanganan pelanggaran Pemilu 2024 dapat menjadi fondasi untuk memetakan risiko, sekaligus memperkuat strategi pengawasan Pemilu 2029.

Bagja Harap Bawaslu Wujudkan Kedekatan Pemilih dengan Proses Demokrasi
Ditulis oleh : Bawaslu Provinsi pada :

Kabupaten Bandung — Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengingatkan pentingnya membangun kedekatan antara pemilih dan proses demokrasi menjelang Pemilu 2029. Menurutnya, masyarakat perlu memahami perannya sebagai pemilih sejak tahapan pemilu mulai dipersiapkan.

Bagja menilai pengawasan partisipatif dapat menjadi ruang untuk mendekatkan masyarakat dengan proses demokrasi. Melalui keterlibatan tersebut, masyarakat tidak hanya menggunakan hak pilih, tetapi juga memahami proses dan ikut mengawalnya.

Buka Campus Connect, Puadi Ingin UMJ Menjadi Laboratorium Demokrasi
Ditulis oleh : Hendi Poernawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Puadi ingin Universitas Muhammadiyah Jakarta menjadi laboratorium demokrasi.

Konsolidasi Demokrasi di Bengkulu, Totok Dorong Pendidikan Politik dan Penguatan Partisipasi Masyarakat
Ditulis oleh : Bawaslu Provinsi pada :

Bengkulu, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Anggota Bawaslu, Totok Hariyono, mendorong Bawaslu Provinsi Bengkulu untuk melakukan pendidikan politik dan penguatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu. Tidak hanya itu juga, dia juga meminta Bawaslu Provinisi Bengkulu untuk menyebarkan informasi mengenai hak-hak politik masyarakat.

Lolly Sosialisasikan ke Masyarakat KBB, Pengawasan Bersama Bawaslu
Ditulis oleh : Bawaslu Kabupaten pada :

Lembang, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Lolly Suhenty, mengingatkan masyarakat demokrasi tidak berhenti setelah pemilih menentukan pilihannya di bilik suara. Dia menyampaikan masyarakat tetap memiliki peran untuk mengawal jalannya demokrasi dan memastikan wakil yang telah dipilih menjalankan mandatnya.

Herwyn Dorong Integrasi Penanganan Pelanggaran Netralitas ASN
Ditulis oleh : Nofiar pada :


Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Herwyn J.H. Malonda mendorong integrasi penanganan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) dengan instansi yang memiliki kewenangan menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu. Penguatan tata kelola tersebut perlu dibarengi peningkatan kompetensi SDM pengawas agar pengawasan dan penanganan pelanggaran netralitas ASN berjalan profesional.

Bawaslu Dalami Kerumitan Isu Data Pemilih untuk Penguatan IKP
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menegaskan pentingnya kecermatan dan kehati-hatian seluruh jajaran dalam menyisir isu data pemilih. Menurutnya, pemutakhiran data pemilih merupakan salah satu dimensi baru yang memiliki tingkat kerumitan tinggi dalam penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP).

Bawaslu Petakan Potensi Kerawanan Pemilu Hingga ke Wilayah Rawan
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menekankan pentingnya memetakan potensi kerawanan dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Langkah strategis ini dilakukan guna mencegah munculnya data pemilih bermasalah atau 'ghaib' sejak dini menjelang tahapan pemilu mendatang.

Bawaslu Dorong Masyarakat Aktif Jaga Demokrasi di Masa Nontahapan
Ditulis oleh : Bintang Ayudia pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Anggota Bawaslu, Lolly Suhenty, mendorong masyarakat untuk aktif menjaga demokrasi, terutama pada masa nontahapan pemilu. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pengawasan partisipatif dan konsolidasi demokrasi dengan melibatkan masyarakat secara langsung di lingkungan masing-masing.

Bawaslu Rumuskan Standar Kompetensi Pengawas Pemilu Permanen dan "Ad Hoc"
Ditulis oleh : Hendi Poernawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu tengah merumuskan standar kompetensi bagi seluruh jajaran pengawas pemilu, baik yang bersifat permanen maupun ad hoc. Penyusunan standar tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperkuat kelembagaan pengawasan dalam menghadapi dinamika pemilu dan pemilihan.

Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda menegaskan pembedaan kompetensi diperlukan agar setiap jajaran memiliki kemampuan yang sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangannya.

Bawaslu Gandeng Pemuda LIRA Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menandatangani nota kesepahaman dengan Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) untuk memperkuat pengawasan partisipatif masyarakat menjelang tahapan Pemilu 2029.

“Sebagai sesama aktivis, kita bisa berkolaborasi di berbagai lini pengawasan. Semakin banyak partisipasi dan kritik masyarakat, kualitas demokrasi akan semakin baik guna mencegah kemunduran demokrasi,” ungkap Bagja dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman Bawaslu dan Pemuda LIRA di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Puadi: Pengawasan Digital Butuh Peran Aktif Masyarakat
Ditulis oleh : irwan pada :

Banjarmasin, Badan Pengawas Pemilu - Anggota Bawaslu Puadi mengatakan pengawasan di era digital membutuhkan transformasi sekaligus keterlibatan aktif masyarakat. Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi, berkomunikasi, membentuk opini, hingga berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi sehingga pengawasan Pemilu tidak lagi dapat mengandalkan pendekatan konvensional.

Bersama Komnas Perempuan, Totok: Komitmen Bawaslu Ciptakan Lingkungan Kerja Inklusif
Ditulis oleh : Bhakti Satrio pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Totok Hariyono menegaskan komitmen Bawaslu menciptakan lingkungan kerja yang inklusif guna menghormati dan melindungi hak perempuan serta kelompok rentan di seluruh tingkatan lembaga. Menurutnya, langkah ini terbukti melalui penerbitan berbagai regulasi internal serta kebijakan penanganan kekerasan di lingkungan pengawas pemilihan umum. 

Tanda Tangani IKU Pengawas Pemilu, Herwyn Tegaskan Jajaran Komitmen Kerja Terukur dan Akuntabel
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :


Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sebanyak 38 Bawaslu Provinsi telah resmi menandatangani Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengawas Pemilu. Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda menegaskan penandatanganan ini bukan hanya formalitas, namun bentuk komitmen kerja nyata.

Herwyn mengatakan ini menjadi sejarah baru karena jajaran Bawaslu Provinsi terlibat untuk mewujudkan kinerja yang tinggi perwujudan akuntabilitasnya. Dia berharap kerja-kerja harus semakin tertata dan terarah.

Herwyn Usulkan IKP Dinamis untuk Lengkapi Pemetaan Kerawanan
Ditulis oleh : Nofiar pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum—Anggota Bawaslu Herwyn J.H. Malonda mengusulkan pengembangan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dinamis sebagai pelengkap IKP yang selama ini menjadi dasar pemetaan kerawanan pemilu. Ia menilai pendekatan tersebut diperlukan agar Bawaslu mampu membaca perubahan risiko secara lebih cepat seiring dinamika tahapan pemilu dan pemilihan.