Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia

Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu

Bawaslu: Pengawas se-DKI Tak Kenal Lelah dan Tak Pandang Bulu

Rab, 19/04/2017 - 18:26 -- haryo sudrajat

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Dalam rangka memastikan pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2017 putaran kedua berjalan dengan baik, aman, dan lancar, Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo memantau langsung beberapa tempat pemungutan suara (TPS).

 

Beberapa TPS yang dipantau oleh rombongan Bawaslu RI diantaranya TPS yang terletak di Apartemen Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, TPS 31 Tower 11 dengan jumlah DPT 563, dan TPS 32 Tower 17 dengan jumlah DPT 635.

 

Adapun TPS lainnya yang disambangi yaitu TPS yang berada di Apartemen Kalibata City. Terdapat empat TPS yang dipantau dan diawasi, yaitu TPS 25, 26, 27, dan 28 yang jaraknya berdekatan.

 

Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Petallolo pada Rabu pagi, (19/4) di area TPS 31 Tower 11 Apartemen Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, mengatakan bahwa pelayanan di dua TPS ini (TPS 31 dan 32 Apartemen Rasuna Said) sangat bagus. Pelayanan yang bagus yang dilakukan oleh anggota KPPS ini yang sebetulnya diharapkan para pemilih.

 

Yang saya lihat, kata dia, pemilih yang tidak memiliki undangan memilih model C6 tidak dipersulit. Selagi nama mereka tercantum di DPT dan memiliki e-KTP Jakarta ya mereka dapat menyalurkan suaranya.

 

Selain itu, Ratna menambahkan bahwa pelayanan dengan sistem memanggil pemilih berdasarkan urutan Nomor DPT itu memungkinkan tidak akan terjadi adanya pemilih siluman.

 

“Pemilih-pemilih siluman ini yang perlu kita antisipasi. Intinya, para anggota KPPS ini sudah baguslah bekerjanya. Mereka sangat memudahkan para pemilih untuk menyalurkan haknya,” kata satu-satunya Srikandi dijajaran Anggota Bawaslu RI itu.

 

Pada hari yang sama, Ratna Dewi Pettalolo dan rombongan Bawaslu RI melakukan kunjungan ke kantor Panwaslu Kota Administrasi Jakarta Selatan yang terletak di Mampang. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka koordinasi terkait pelanggaran yang terjadi sebelum hari H dan pada hari H.

 

Selain itu, kunjungan dan pertemuan dengan Panwas Jaksel ini juga membahas terkait pemantauan dan supervisi pengawasan yang dilakukan oleh jajaran Panwaslu Jaksel.

 

Pada kesempatan kali ini Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu RI ini mengapresiasi kinerja Panwaslu seluruh DKI Jakarta yang tak kenal lelah dan tak pandang bulu dalam menindak adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan atau tim sukses calon.

 

Seperti diketahui, pelanggaran-pelanggaran yang terjadi diwilayah Jakarta Selatan sangat beragam, dari adanya penumpukan sembako dikantor DPC Partai Persatuan Pembangunan Jakarta Selatan yang kemudian kantornyapun disegel oleh Panwaslu Jaksel untuk sementara, penyebaran selembaran kampanye negatif untuk menyudutkan salahsatu pasangan calon, pembagian sembako di hari tenang yang terjadi di Kebayoran Baru.

 

Hingga pada hari pemungutan suarapun diduga terjadi adanya pemilih menggunakan C6 milik orang lain di salah satu TPS yang terletak di Kebayoran Baru.

Penulis/Foto: Irwan