• English
  • Bahasa Indonesia

Bawaslu Minta Keterangan Metro TV Soal Kampanye Partai

altJakarta, Bawaslu– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta keterangan dari lembaga penyiaran Metro TV, di Jakarta, Senin (24/3) siang soal dugaan pelanggaran jumlah spot iklan kampanye yang dilakukan oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Dari jajaran Metro TV hadir langsung Pemimpin Redaksi Metro TV Putra Nababan didampingi oleh jajaran Redaksi Metro TV. Mereka diterima oleh Pimpinan Bawaslu Nelson Simanjuntak, Tim Asistensi Bawaslu Prayogo, serta Kepala Bagian Temuan dan Laporan Pelanggaran Yusti Erlina.

Dalam klarifikasi tersebut, Bawaslu ingin mendapatkan keterangan dari Metro TV terkait kontrak dan data pendukung soal kerjasama antara Metro TV dan Partai Nasdem. Sebab dalam laporan yang diterima oleh Bawaslu dari Komisi Penyiaran Indonesia bahwa, iklan kampanye partai Nasdem melebih jumlah spot yang ditentukan sebanyak 10 spot untuk masing-masing televisi.

“Meminta klarifikasi hari ini dalam rangka untuk mendapatkan keterangan dari lembaga penyiaran terkait dugaan pelanggaran iklan kampanye yang dilakukan oleh Partai Nasdem,” kata Nelson.

Lebih lanjut, Nelson menjelaskan klarifikasi tersebut bukan dalam rangka mencari kesalahan atau mengawasi lembaga penyiaran. Terkait lembaga penyiaran, Bawaslu menyerahkan sepenuhnya kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang memiliki wewenang tersebut.

Sementara itu, Putra Nababan menyatakan belum mengetahui tentang spot iklan yang dimaksud dalam dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh partai Nasdem. Namun, pihaknya berjanji akan membantu Bawaslu dalam melakukan klarifikasi tersebut.

Sebelumnya, Bawaslu mengumumkan tiga partai yang diduga melakukan pelanggaran kampanye di media elektronik berdasarkan laporan yang disampaikan oleh KPI, yakni Partai Gerindra, Partai Hanura, dan Partai Nasdem. Partai-partai tersebut diduga melanggar karena melanggar jumlah spot yang diatur dalam Peraturan KPU.

 

Penulis/editor            : falcao silaban 

 

Share

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Helpdesk Keuangan

e-Announcement LHKPN

Agenda Bawaslu

Waktu:
Kamis, 12 September 2019 WIB
Tempat :
Jakarta
Waktu:
Rabu, 11 September 2019 WIB
Tempat :
Jakarta
Waktu:
Kamis, 22 Agustus 2019 WIB
Tempat :
Kantor Bawaslu RI, Jakarta
Waktu:
Kamis, 2 Mei 2019 WIB
Tempat :
Jakarta

Video Bawaslu

Mars Pengawas PEMILU +text
Mars Pengawas PEMILU +text