• English
  • Bahasa Indonesia

Pojok Pengawasan di Bawaslu Jawa Timur Diresmikan

5 Desember 2017
Surabaya, Badan Pengawas Pemilu - Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo meresmikan Pojok Pengawasan di kantor Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Selasa (5/12/2017). Pojok Pengawasan ini sebagai sarana informasi masyarakat Jawa Timur untuk memperdalam pengetahuan tentang Pemilu dan pengawasan Pemilu.

Dewi menjelaskan, Pojok Pengawasan di tiap-tiap provinsi memiliki karakteristik tersendiri yang disesuaikan dengan kebudayaan setempat dan kreativitas masing-masing provinsi. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk datang ke Kantor Bawaslu.
"Pengelola Pojok Pengawasan boleh berkreasi dengan mengadakan diskusi kepemiluan atau perlombaan tentang pengawasan Pemilu. Kegiatan seperti ini mampu menarik minat masyarakat," terang Dewi.

Jika masyarakat datang, sambungnya, masyarakat akan tahu apa itu pengawas Pemilu, pelanggaran Pemilu, bagaimana cara melapor, dan lain sebagainya.

"Kalau mereka tidak tahu, apa yang kita harapkan dari masyarakat untuk berpartisipasi? Jadi, dorongan ini harus kita yang buat. Ide cerdas sangat dibutuhkan," ungkap Dewi.

Dewi berharap, pojok pengawasan ini bisa dibuat di tempat lain. "Bisa diadakan di pusat-pusat pertokoan. Jika ada kelebihan anggaran, kita bisa membuat mobil pojok pengawasan. Hari Minggu, misalnya ada acara Car Free Day. Parkir mobil pojok pengawasan di situ. Ciptakan suasana nyaman dan menarik supaya orang-orang mau datang. Kita berikan buku-buku dan stiker gratis kepada masyarakat sehingga proses sosialisasi berjalan terus," ujar Dewi.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur Mohammad Amin mengharapkan dapat membangun Kampung Awas di setiap pesantren di Jawa Timur. Awalnya dengan cara mengumpulkan santri di Gelanggang Olahraga, kemudian setiap pesantren menyediakan pojok pengawasan partisipatif. Setiap Kampung Awas memiliki gerbang yang bertuliskan Selamat Datang Anda Memasuki Kampung Awas.

"Pemahaman masyarakat terhadap pengawasan Pemilu di Kampung Awas harus lebih bagus daripada kampung lainnya. Begitu juga dengan pelanggaran Pemilu harus lebih sedikit. Kami berharap, kampung yang sadar akan pengawasan Pemilu di Jawa Timur setiap tahun dapat bertambah," pungkas Amin.


Penulis: Anastasia
Foto : Anastasia/Humas Bawaslu Jawa Timur

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Link Bawaslu Provinsi

Agenda Bawaslu

Bawaslu Live Stream

Hubungi Kami