• English
  • Bahasa Indonesia

Bawaslu Bali Optimis Proses Demokrasi di Bali Berjalan Lancar

10 Oktober 2017

Denpasar, Badan Pengawas Pemilu - Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia optimis jika pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 maupun Pemilu 2019 akan dapat berjalan dengan baik karena badan penegak hukum pemilu sudah jadi satu, yakni Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan.

‘Ketika sudah bersatu, siapapun tidak akan bisa menghalangi untuk menegakkan hukum pemilu. Mudah-mudahan suasana ini tetap terjalin dengan baik sehingga kita mampu mengawal proses demokrasi di Bali terutama dalam Pemilihan Gubernur Provinsi Bali serta Pemilihan Bupati di Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung," ujar I Ketut Rudia saat membuka Sosialisasi Tatap Muka Kepada Stakeholders Dan Masyarakat pada Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Tahun 2018 di Provinsi Bali, Selasa (10/10/2017).

Ke depan, lanjutnya, Bawaslu bersama stakeholder dan masyarakat bisa bekerja sama mengawal pengawasan Pemilu dengan baik. Selain itu Bawaslu mengapresiasi partai politik yang sudah berkesempatan hadir pada sosialisasi tatap muka tersebut.

Ia mengingatkan kepada perwakilan partai politik yang hadir untuk segera mendaftarkan partai politiknya karena waktu pendaftaran tinggal beberapa hari. Menurutnya, dengan mendaftar menunjukkan tanggung jawab partai politik terhadap nusa dan bangsa.

"Saya mengutip media sosial yang menyebutkan hukum ibarat rel, politik ibarat lokomotif, seberapa besar gaduhnya dinamika yang ada pada partai politik janganlah sekali-kali keluar dari rel yang sudah ditentukan," tutup Rudia.

Penulis/Foto: Christina Kartika
Editor : Pratiwi

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Link Bawaslu Provinsi

Agenda Bawaslu

Bawaslu Live Stream

Hubungi Kami