• English
  • Bahasa Indonesia
  • Perkecil
  • Normal
  • Perbesar

Ratna Dewi Awasi Langsung Tes Tulis Seleksi Panwas di Sulawesi Tengah

17 Juli 2017

Palu, Badan Pengawas Pemilu -Serah terima naskah soal tes tertulis yang tersegel rapi diberikan oleh tim dari Bawaslu RI kepada ketua Tim seleksi calon anggota Panitia Pengawas Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Lukman Najamuddin, M.Hum disaksikan oleh Anggota Bawaslu RI Dr. Ratna Dewi Pettalolo dan Ketua Bawaslu Provinsi Asrifai S.IP., M.Si. di Kampus Universitas Tadulako, Sabtu (15/7).

Sebanyak 218 peserta lulus administrasi dalam seleksi calon anggota Panwas berhak mengikuti tes tertulis termasuk dalam zona I yang terdiri dari Kota Palu berjumlah 77 orang, Kabupaten Sigi 30 orang, Kabupaten Donggala 17 orang (1 orang tidak hadir), Kabupaten Parigi Montong 46 orang, KabupatenToli-Toli 23 orang, Kabupaten Boul 17 orang, dan Kabupaten Tojo Una-Una 9 orang.

Sementara dari Zona II terdiri dari 126 peserta yang berhak ikut tes tertulis yaitu : Kabupaten Poso berjumlah 17 orang, Kabupaten Banggai 28 orang, Kabupaten Bangkep ( Banggai Kepulauan ) 30 orang, Kabupaten Banggai Laut 18 orang, Kabupaten Morowali 23 orang, dan Kabupaten Morowali Utara 10 orang.

Tidak semua daerah dan zona tersebut dihadiri Anggota Bawaslu RI namun kata Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah bersyukur dan berterima kasih atas hadirnya Anggota Bawaslu RI beserta tim supervisi dari Bawaslu RI.

Menurut Asrifai, dalam menyelenggarakan pemilu yang berkualitas dan juga berintegritas tentunya dibutuhkan pengawas yang prefesional. Proses untuk itu juga telah dilalui sesuai mekanisme yang berlaku yakni tentang soal naskah di bawah sumpah dan tim seleksi melaksanakan tugasnya dengan asas hukum dengan cara sangat sangat objektif, pungkasnya.

Sementara itu Ratna Dewi Pettalolo dalam memberikan arahan terhadap para calon Panwas tes tertulis di tiga wilayah, Kota Palu, Sigi dan Kabupaten Donggala dan beberapa Kabupaten lainnya mengatakan bahwa seleksi Panwas di seluruh wilayah Sulawesi dan Sumatera dilaksanakan pada hari yang sama serta tiga daerah yaitu Papua,Papua Barat dan Aceh adalah tiga daerah provinsi terakhir untuk test tertulis.

Untuk mengawasi fungsi-fungsi pengawasan memang tidaklah mudah. Bawaslu RI mengadakan secara serentak karena tidak cukup banyak tim untuk melaksanakan supervisi sehingga diadakanlah tahapan- tahapan namun itu tidak akan terjadi pembocoran soal. Meskipun pada gelombang pertama sudah ada daerah lain yang lebih dulu melaksanakan test tertulis.

Naskah soal yang berada di bank data telah di verifikasi oleh sekretariat secara rahasia dan Bawaslu RI telah melakukan proteksi dengan sangat ketat. “objektifitas sangat bisa dipercaya atas hadirnya akademisi yang sangat bisa dipertanggungjawabkan”, pungkas Ratna Dewi.

Penulis dan Photo: Abdul Hamid

Editor: Ali Imron

Informasi Publik

Regulasi

Link Bawaslu Provinsi

Agenda Bawaslu

Bawaslu Live Stream

Hubungi Kami