• English
  • Bahasa Indonesia

Sebelum ke DKPP, Pengawas Pemilu Bermasalah Diperiksa Internal

Jakarta, Awaslupadu.com. – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad mengatakan Bawaslu, sebaiknya aparatus Pengawas Pemilu yang bermasalah diverifikasi terlebih dahulu sebelum disidangkan di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Ini untuk memudahkan, jika ada aparatus Pengawas Pemilu yang ternyata sudah tidak memenuhi syarat.

“Sebelum pasukan kami dipecat kami ingin tahu dulu kesalahannya. Jika ada pengawas Pemilu yang salah maka akan dipercepat sidangnya. Namun jika hanya fitnah, maka semata ada hak kami untuk membela aparatus kami,” ujar Muhammad, dalam Rapat Koordinasi Teknis Stakeholder Penyelenggara Pemilu yang diselenggarakan DKPP, di Jakarta, Senin (22/7)



Menurut Muhamad, pemeriksaan internal di Bawaslu lebih memudahkan tugas DKPP. Selain itu, juga Bawaslu memandang perlu untuk membela aparatus Pengawas Pemilu yang ternyata tidak bersalah dalam sidang kode etik DKPP.

Lebih lanjut, ia menuturkan Peraturan Bersama tentang Tata laksana, antara KPU, Bawaslu dan DKPP penting untuk segera diterbitkan, mengingat tahapan Pemilu sudah berjalan dan dinamika yang terjadi dalam setiap tahapan sudah sangat kencang.

“Saya berharap, dalam dua hari ke depan Peraturan sudah siap diteken,” pungkasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Ida Budhiati menyatakan bahwa, Peraturan Bersama ini diharapkan dapat memberikan solusi antara KPU dan Bawaslu agar tidak terlihat terjadi selisih paham antara dua lembaga penyelenggara Pemilu tersebut.

“Ada norma hukum dalam UU yang mengkonstruksikan Bawaslu melakukan pengawasan, namun menyelesaikan sengketa dalam prosedur yang transparan. Ada potensi dispute. Diharapkan peraturan memberikan solusi terhadap masalah yang membingungkan ini,” pungkasnya.

Anggota DKPP Saut Hamonangan Sirait mengungkapkan setuju dengan usulan Bawaslu tersebut. Ia menambahkan jika ada aparatus yang tidak memenuhi persyaratan lagi sesuai UU, maka akan diberhentikan sementara maka baru diajukan ke DKPP.

“DKPP tinggal menunggu proses yg diajukan ke DKPP. Yang kita bingung jika ada laporan dari masyarakat yang proses internal Bawaslunya lambat,” tambahnya.

Share

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Agenda Bawaslu

Waktu:
Rabu, 2 Mei 2018 - 09:00 WIB
Tempat :
Jakarta
Waktu:
Kamis, 19 April 2018 - 19:00 WIB
Tempat :
Mercure Ancol - Jakarta
Waktu:
Sabtu, 21 April 2018 - 07:30 WIB
Tempat :
Hotel Mercure Ancol Convention Centre
Waktu:
Senin, 16 April 2018 - 19:30 WIB
Tempat :
Hotel Prime Park Bandung

Video Bawaslu

Mars Pengawas Pemilu
Mars Pengawas Pemilu